Pertamina Luncurkan Dexlite, Digadangkan Bakal Gusur Keberadaan Solar

Bambang berharap lambat laun masyarakat akan sadar pentingnya bahan bakar ramah lingkungan namun tetap irit.

Pertamina Luncurkan Dexlite, Digadangkan Bakal Gusur Keberadaan Solar
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Pertamina luncurkan Dexlite dengan cetane number 51 dengan harga Rp 6.750. Paling depan Dirut PT Pertamina Persero, Dwi Sucipto. Tengah: Ahmad Bambanh Direktur Pemasaran PT Pertamina Persero Bersama Marissa Nasution 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Menyasar ramah lingkungan dan mengimbangi permintaan industri otomotif akan bahan bakar berkualitas tinggi untuk mesin diesel, PT Pertamina persero luncurkan Dexlite.

Bahan bakar yang berada diposisi tengah antara solar (cetane 48) dan dex (cetane 53) yaitu di 51 cetane ini digadang-gadang akan menggusur keberadaan solar.

"Tentu ada target menghilangkan solar tapi di tahun pertamanya ini kami harap dapat merebut pasar solar 5 persen namun tahun depan kami targetkan merebut pasar solar 20 persen," ujar Ahmad Bambang selaku Direktur Pemasaran PT Pertamina persero saat uji pasar Dexlite di SPBU Pertamina Coco, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (15/4).

Sama seperti Pertalite yang diharapkan akan menggusur keberadaan BBM bersubsidi, Bambang berharap lambat laun masyarakat akan sadar pentingnya bahan bakar ramah lingkungan namun tetap irit.

"Seperti sekarang ini masyarakat sudah banyak yang beralih dari Premium ke Pertalite dengan persentase 21 persen, kami yakin tahun ini capai 30 persen, demikian juga dengan Dexlite," kata Bambang.

Dilemparnya Dexlite ke pasar dikatakan Ahmad Bambang sebagai upaya Pertamina untuk menghadirkan produk baru yang lebih baik kepada konsumen dengan harga terjangkau.

Sebab pengurangan kadar sulfur dalam Dexlite berkurang dari 1.200 menjadi 1.000.

"Kualitas Dex (bagus), harga lite (murah). Selain itu dengan Dexlite tarikan mesin lebih ringan dan tentunya ramah lingkungan," papar Bambang.

Dibandrol Rp 6.750, Pertamina berharap masyarakat bisa melihat keiritan bahan bakar tak lagi soal angka rupiah melainkan penggunaannya perkilometer.

"Saya yakin pengendara dapat menghitung jarak yang ditempuh dengan penggunaan BBM nya, tentunya harga Rp 6.750 murah karena irit," kata Bambang.

Untuk proses tes market atau uji pasar, Pertamina menyebar Dexlite di 33 SPBU di Jabodetabek yakni 6 di Bekasi, Bogor, Depok, dan 15 di Jakarta. Sedangkan untuk wilayah Jawa pada Juni serta Sumatera Utara dan Kalimantan dijanjikan meluncur pada Juni mendatang.

"Kami targetkan tahun ini ada diseluruh Indonesia, meski mungkin tak di seluruh kota tetapi paling tidak ada di Ibu Kota Provinsi. Target penjualan enggak muluk-muluk, 100 juta liter tahun ini," ujar Bambang.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved