Menteri Agraria Klaim Pembebasan Lahan Tol Lampung Sudah Selesai
Menurut Ferry, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol mulai dari Lampung sampai ke Sumatera Selatan, tidak ada permasalahan yang berarti.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat, Ferry Mursidan Baldan mengklaim, pembebasan lahan jalan tol Lampung sudah selesai. Saat ini, pemerintah hanya tinggal menyelesaikan pembayaran ganti rugi.
“Untuk pembebasan lahan, itu sudah lebih cepat daripada pengerjaan proyeknya. Pembebasan lahan sudah selesai, yang belum kan pembayarannya. Pembayaran kan bukan di kami. Jadi kalau dibilang pembebasan lahan belum selesai, sebenarnya ya sudah selesai. Saya kira kalau dari target, ya sudah selesai,” kata Ferry usai menghadiri Seminar Nasional Membangun Indonesia dari Pinggiran di Gedung A101, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung, Selasa (26/4/2016).
Menurut Ferry, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol mulai dari Lampung sampai ke Sumatera Selatan, tidak ada permasalahan yang berarti.
“Karena kan ditempuh dengan cara yang persuasif sejak awal. Prosesnya sesuailah dengan jadwal,” tutur Ferry.
Hal itu berbeda dengan pernyataan Kepala BPN Lampung Iing Sarkim.
Menurut Iing, pembebasan lahan baru bisa rampung 100 persen pada Juli 2016. Molornya tahapan pembebasan lahan tersebut, kata Iing, karena masih ada tanah warga yang belum diukur.
"Semula, kami menargetkan Mei selesai ganti rugi semuanya. Ternyata, ada faktor-faktor yang membuat menghambat. Misal, pemilik tidak ada di tempat. Kami tidak berani mengukur tanah kalau tidak ada pemiliknya. Nanti dikomplain. Kalau sampai Mei itu bisa selesai 40 persenanlah," kata Iing.
Iing menambahkan, saat ini di Lampung Selatan, penyelesaian pembebasan lahan sudah memasuki tahap inventarisasi satuan tugas (satgas) B.
"Jadi, satgas B itu, petugas yang menginventarisasi, berkaitan data yuridis maupun apa yang ada di atas tanah itu. Tanamannya, rumah, atau apa saja," papar Iing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/cuplikan-video-pembangunan-tol-lampung_20151020_084646.jpg)