(VIDEO) BPS Ekpose Inflasi
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melakukan rilis mengenai
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Gustina Asmara
LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNG: JELITA DINI KINANTI
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melakukan rilis mengenai inflasi Kota Bandar Lampung di kantor tersebut, Rabu (1/6/2016). Dalam rilis itu diketahui, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,06 persen. Sebelumnya, selama dua bulan berturut-turut mengalami deflasi.
Penyumbang terbesar inflasi Kota Bandar Lampung yakni dari kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,09%. Kemudian kelompok sandang memberikan andil inflasi 0,01%. Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Bambang Widjanarko mengatakan, ada tiga kelompok yang memberikan andil deflasi, yaitu kelompok bahan makanan 0,01%. Perumahan, air, gas, dan bahan bakar turun 0,02%. Kemudian kelompok kesehatan 0,01%.
Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi diantaranya gula pasir, telur ayam ras, daging ayam ras, kangkung, minyak goreng, bayam, cung kediro, ketimun, tomat sayur, dan wortel. Berdasarkan penghitungan indeks harga konsumen (IHK), inflasi Kota Bandar Lampung terjadi karena adanya peningkatan indeks pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,52%. Kemudian kelompok sandang naik 0,38%.(*)