Konsernya Digagalkan, Ahmad Dhani: Jelas Ada Diskriminasi
Mereka mempertanyakan alasan aparat kepolisian melakukan penangkapan dan penyitaan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani merasa ada diskriminasi karena delapan orang dan kendaraan, yang akan dipergunakan untuk berunjuk rasa, ditangkap.
Akibatnya, Ahmad Dhani batal menggelar konser bertajuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok di depan gedung KPK.
"Konser digagalkan oleh polisi. Jelas ada diskriminasi," kata Ahmad Dhani.
Bersama aktivis Ratna Sarumpaet, suami Mulan Jameela itu mendatangi Mapolda Metro Jaya, pada Kamis (2/6/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.
Tujuan kedatangannya dalam rangka melihat kondisi delapan orang awak dan empat kendaraan, yang semula akan dipergunakan untuk berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis ini.
Ahmad Dhani bersama Ratna Sarumpaet, dan sejumlah orang lainnya mendatangi Gedung Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya.
Mereka mempertanyakan alasan aparat kepolisian melakukan penangkapan dan penyitaan.
"Mobil kalau ditahan itu melanggar pasal apa? Anak buah saya ditahan diinterogasi secara resmi atau tidak? Di BAP pelanggaran pasal apa?" kata Dhani kepada wartawan, Kamis.
Jajaran Polda Metro Jaya mengamankan delapan orang dan menyita sejumlah kendaraan dan peralatan, yang akan digunakan untuk berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis.
Kendaraan berupa satu unit truk tronton, mobil boks, dan peralatan seperti pengeras suara disita, saat melintas di depan Kedutaan Besar Belanda, HR Rasuna Said pada Kamis pagi.
Lalu menyusul, sebuah jenset juga turut dibawa ke Mapolda Metro Jaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ahmad-dhani_20160602_134531.jpg)