Warga Aksi Kubur Diri Protes Ganti Rugi Lahan Tol Tidak Tuntas
Sebanyak 4 orang warga dusun Cilamaya Desa Bakauheni Lampung Selatan melakukan aksi kubur diri selama 3 hari ke depan.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Sebanyak empat warga Dusun Cilamaya Desa Bakauheni Lampung Selatan melakukan aksi kubur diri selama tiga hari ke depan, Kamis (2/6). Aksi itu berlangsung di lokasi rencana pembangunan jalan tol trans sumatera (JTTS) Km 5 Desa Bakauheni.
Aksi tersebut menuntut penyelesaian proses ganti rugi lahan milik mereka yang hingga kini belum terselesaikan karena diduga tumpang tindih kepemilikan. Padahal mereka telah memiliki tanah tersebut sejak lama.
Dari informasi yang tribunlampung dapatkan, proses ganti rugi lahan dan tanam tumbuh milik sekitar 22 warga belum selesai karena munculnya klaim kepemilikan dari pihak lain terhadap tanah warga.
Aksi berlangsung sejak pukul 09.00 wib, Kamis (2/6). Warga yang menggelar aksi kubur diri adalah Amran H, Hamdan, Iin dan Samin.
Mereka dikubur seluruh badannya dengan menyisakan bagian kepala untuk menghirup udara. Sejak pagi hingga sore empat warga yang menggelar aksi kubur diri tidak makan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/aksi-kubur-diri-di-bakauheni_20160602_203314.jpg)