Dua Pekan, Lelang Jabatan Pemkab Lampung Utara Baru Diminati Dua Orang

Dua nama telah mendaftar untuk mengikuti proses tersebut. Keduanya adalah dr Maya Metissa dan AKBP Suratno.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Heribertus Sulis

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sekitar dua pekan sejak dibuka pendaftaran lelang jabatan di Kabupaten Lampung Utara, dua nama telah mendaftar untuk mengikuti proses tersebut. Keduanya adalah dr Maya Metissa dan AKBP Suratno.

‎Ramon Trioza Arifin, Kabid Pengembangan dan Kepangkatan, Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lampung Utara membenarkan dua nama tersebut sudah memasukkan berkas dan melengkapi persyaratan pendaftaran ke BKD setempat.

Untuk dr Maya Metissa mengikuti seleksi posisi kepala dinas kesehatan Lampung Utara, dan AKBP Suratno mendaftar lelang jabatan sebagai kepala satuan polisi pamong praja. "Berkas keduanya sudah masuk ke BKD," kata Ramon, Minggu (12/6).

Selain itu, ada tujuh orang pegawai lainnya yang mengambil formulir pendaftaran di BKD Lampung Utara. ‎Akan tetapi, baru dua orang yang mengembalikan berkas dengan melengkapi berkas pendaftarannya.

Ramon menerangkan untuk persyaratan, banyak yang harus dilengkapi serta diperhatikan bagi calon yang ingin mengikuti seleksi jabatan.

Ia menjelaskan Pemkab Lampung Utara menggelar lelang terbuka untuk tiga jabatan pimpinan tertinggi Pratama (Kepala Dinas/Badan) yang hingga kini belum bertuan. Proses seleksi terbuka yang hanya diperuntukkan bagi para pejabat Lampung Utara ini dimulai sejak tanggal 31 Mei - 20 Juli mendatang.

‎"Lelang jabatan ini untuk mengisi sejumlah jabatan tinggi Pratama yang kosong seperti jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Pendidikan serta Satuan Polisi Pamong Praja," katanya.

Ramon mengatakan, adapun persyaratan untuk mengikuti lelang jabatan ini yakni PNS di lingkungan Pemkab Lampung Utara, berpangkat minimal pembina (golongan IV/a), telah pernah/sedang menempati jabatan struktural eselon III, berusia maksimal 58 tahun pada 1 September 2016 mendatang.

"Khusus untuk jabatan Kepala Sat Pol-PP, calon peserta lelang dapat berasal dari TNI/POLRI Lampung dan wajib melakukan alih tugas dari kesatuannya menjadi PNS," terangnya.

Persyaratan lainnya, masih menurut Ramon, calon peserta harus memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sarjana umum dan minimal sarjana kedokteran atau kesehatan masyarakat bagi calon peserta yang berminat mengikuti ‎lelang jabatan Kepala Dinas Kesehatan.

Lelang jabatan ini diprioritaskan calon peserta yang telah lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III (PIM-III). Para calon peserta yang sedang menjalani hukuman disiplin sedang/berat, dan pernah tersangkut hukuman pidana tidak diperkenankan mengikuti lelang ini.

"Para peserta juga harus sehat secara jasmani maupun rohani serta bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pihak Rumah Sakit Pemerintah. Para calon peserta juga wajib menyampaikan pokok pikiran atau rencana strategis selaku calon pejabat pimpinan tinggi Pratama dengan berbagai ketentuan penulisan seperti yang sudah ditentukan," papar dia.

Ramon menuturkan, proses pendaftaran untuk lelang jabatan ini telah dimulai sejak 31 Mei 2016 lalu dan akan berlangsung hingga 20‎ Juli mendatang.

"‎Seleksi ini sama sekali tak dipungut biaya dan menggunakan sistem gugur. Keputusan yang dihasilkan panitia bersifat rahasia, mutalk dan tak dapat diganggu gugat," tegas.

Sementara, dr Maya Metissa salah satu peserta lelang jabatan mengaku termotivasi untuk meningkatkan jenjang karirnya. Karena menurutnya, seorang aparatur sipil negara memang ada prosesnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved