Mentan: Harusnya Puasa Mengurangi Konsumsi, Ini Justru Tidak Terkontrol

Harusnya kebutuhan kita berkurang secara logika bukan bertambah justru ini tidak terkontrol, ini ada anomali.

Mentan: Harusnya Puasa Mengurangi Konsumsi, Ini Justru Tidak Terkontrol
ANTARA/M AGUNG RAJASA
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (14/4). Rapat tersebut membahas RUU Prioritas dan Prolegnas serta evaluasi kinerja dan serapan anggaran triwulan I tahun 2016. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman beranggapan konsumsi masyarakat seharusnya menurun saat Bulan Ramadan, namun kenyataannya di lapangan ternyata malah sebaliknya.

Fluktuasi harga berbagai komoditas pokok selalu terjadi setiap tahunnya jelang Puasa hingga Lebaran, seiring dengan peningkatan konsumsi masyarakat.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman merasa heran mengapa hal ini bisa terjadi. Di bulan yang seharusnya konsumsi menurun karena ibadah puasa malah meningkat tajam.

"Harusnya kalau menahan diri puasa itu mengurangi konsumsi supaya itu kan hakikinya menahan diri mengurangi nafsu, menahan nafsu segala nafsu kita kurangi. Harusnya kebutuhan kita berkurang secara logika bukan bertambah justru ini tidak terkontrol, ini ada anomali," ujar Amran, Minggu (12/6/2016).

Terkait dengan hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) mempersiapkan pasokan pangan hingga dua kali lipat saat Puasa dan Lebaran.

"Jadi siapkan dua kali lipat, padahal kita puasa kan, pagi sampai sore menahan makan, minum kemudian nafsu, semua ditahan. Tapi ini nafsu membelinya meningkat, kok ada anomali juga," jelas Amran.

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved