Pulang Jualan, Motor 2 Pria Ini Dibawa Kabur Usai Ditodong Pistol di Atas Jembatan
Ia menceritakan, warganya tersebut baru pulang dari berjualan sandal di Pagelaran Utara. Korban, menurutnya, berboncengan mengendarai sepeda motor
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Komplotan begal bersenjata api beraksi di perbatasan Pekon Pasir Ukir-Pekon Fajar Baru, Kamis (30/6/2016) malam sekira pukul 22.00 WIB.
Kepala Pekon Pasir Ukir, Darwis Eka Laya menuturkan, peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) itu menimpa dua orang warganya.
"Pelaku mengambil motor dan handphone korban," kata Darwis kepada wartawan, Jumat (1/7/2016).
Ia menceritakan, warganya tersebut baru pulang dari berjualan sandal di Pagelaran Utara. Korban, menurutnya, berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion.
Begitu melintas di jembatan penghubung ruas jalan kabupaten, ada tiga orang dan mengadang keduanya.
"Warga saya ini, katanya langsung diberhentikan, dan pelaku langsung menodongkan pistol," ungkap Darwis.
Lantaran takut dan nyawa mereka terancam, imbuh Darwis, korban tidak berdaya begitu para pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut. Tidak hanya itu, para pelaku juga mengambil ponsel korban.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Darwis dari korban, para pelaku melarikan diri ke arah Kecamatan Banyumas.
Kepala Polsek Pagelaran Ajun Komisaris Heri Sugito mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut. Namun, dia mengatakan, sampai Jumat sore, tidak ada korban yang melapor ke polsek.
Karena itu, dia belum mengetahui identitas kendaraan yang dikabarkan dibegal tersebut. Supaya memudahkan penyelidikan, dia pun mengimbau kepada setiap warga yang menjadi korban kejahatan supaya melapor ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-begal_20150728_134644.jpg)