Sekjen PDI-P: Wajar Parpol yang Berkuasa Dapat Kursi Menteri

Kami dapat kepercayaan rakyat, kepercayaan digunakan untuk menempatkan orang-orang terbaik dalam jabatan strategis.

KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO
Politisi PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Puan Maharani bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbicara kepada wartawan di sela-sela Kongres IV PDI-P di Bali, Kamis (9/4/2015). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto menilai suatu hal yang wajar jika partai politik yang berkuasa mendapat jatah kursi menteri.

Hal itu pun berlaku bagi partai yang mendeklarasikan mendukung Presiden dan pemerintah.

"Suatu hal yang wajar bagi parpol setelah mendapatkan kekuasaan politik untuk kemudian menempatkan kadernya yang terbaik. Itu sistem demokrasi yang kami bangun," ujar Hasto saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (18/7/2016).

Menurut Hasto, partai memiliki tugas menempatkan kader terbaik dalam jabatan strategis. Hal tersebut dilakukan demi terlaksananya kebijakan strategis partai yang melekat dengan kebijakan bernegara.

Hasto menilai, tidak ada kesepakatan di antara partai-partai pendukung pemerintah untuk menambah jumlah menteri yang berasal dari partai pendukung.

Mengenai komposisi menteri dari partai atau tidak, menurut Hasto, adalah kewenangan mutlak Presiden.

"Melalui pemilu kami dapat kepercayaan rakyat, dan kepercayaan tersebut digunakan untuk menempatkan orang-orang terbaik dalam jabatan strategis, itu hukum demokrasi," kata Hasto.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved