Jika Bayi Perempuan yang Lahir, Rumah Sakit Ini Gratiskan Biaya Persalinan
Ia menambahkan, bila yang lahir bayi laki-laki, keluarga akan menyambutnya dengan gembira. Sedangkan jika yang lahir perempuan, keluarga akan kecewa.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, AHMEDABAD - Ibu-ibu yang melahirkan bayi perempuan di sebuah rumah sakit di Ahmedabad, India, mendapatkan keberuntungan.
Pihak Rumah Sakit Sindhu tak meminta biaya persalinan sepeserpun alias gratis.
Dilansir Times of India, penawaran itu ternyata memiliki tujuan tertentu. Yaitu, meningkatkan rasio anak perempuan berbanding anak laki-laki di negara Asia Selatan tersebut.
Saat ini, rasio anak perempuan hanya 890 berbanding 1.000 anak laki-laki. Warga setempat lebih memilih punya anak laki-laki dibanding anak perempuan.
Rumah Sakit Sindhu yang sudah berusia 30 tahun memberlakukan inisiatif baru itu bulan lalu. Lebih dari 150 pasangan sudah mendaftar.
"Selama bertahun-tahun, kami perhatikan sebagian besar ibu yang melahirkan berharap dan berdoa agar memiliki anak laki-laki," kata Mahadev Lohana, Managing Director Rumah Sakit Sindhu.
Ia menambahkan, bila yang lahir bayi laki-laki, keluarga akan menyambutnya dengan gembira. Sedangkan jika yang lahir perempuan, keluarga akan kecewa.
"Jadi lembaga memutuskan, ini saatnya merayakan kelahiran bayi perempuan," sebutnya.
Biaya persalinan di rumah sakit itu berkisar Rs7.000 hingga Rs 20.000 atau sekitar Rp 1,36 juta hingga Rp 3,9 juta. Bila melahirkan bayi perempuan, mereka akan menghemat biaya tersebut.
Komal Reddy yang hendak mendaftarkan persalinan untuk istrinya di rumah sakit itu, memiliki keinginan berbeda dibandingkan masyarakat kebanyakan.
"Tak ada bayi perempuan yang lahir di keluarga kami sejak 35 tahun. Saya berdoa bisa mendapatkan bayi perempuan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-pakai-kacamata-berjemur_20150920_202511.jpg)