Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Menyibak Si "Perawan" Pantai Karang Putih Doh
Melakukan perjalanan ke Cukuh Balak, bisa dikatakan menjadi salah satu keinginan yang terpendam sejak lama
Penulis: Teguh Prasetyo | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUG.CO.ID - Melakukan perjalanan ke Cukuh Balak, bisa dikatakan menjadi salah satu keinginan yang terpendam sejak lama. Sebab, sejak duduk di SMA, keindahan pantai di daerah yang masuk bagian dari Kabupaten Tanggamus ini sudah begitu menggoda. Namun semuanya baru terwujud beberapa waktu lalu, saat seorang teman penggiat Komunitas Berbagi Nasi Pringsewu, Isnaeni Dwi mengajak ngetrip ke Pantai Karang Putih Doh.
MINGGU pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saya berdua teman yang juga penggiat komunitas Berbagi Nasi Lampung, Rudi Roneto mengendarai motor matik menuju ke Gading Rejo menuju rumah Dwi Isnaeni. Setelah tiba di sana, ternyata sudah ada Nana, seorang rekan yang juga menunggu kedatangan kami. Lalu kami pun segera meluncur ke Pringsewu, untuk menemui dua rekan Dwi yang merupakan pemuda Cukuh Balak yang akan menjadi guide kami dalam perjalanan kali ini.
Setelah tiba di Pringsewu, akhirnya kami genap berenam orang dengan mengendarai tiga motor pun siap menuju Cukuh Balak. Jalan yang kami lalui menuju Pardasuka lumayan membuat kami harus ekstra hati-hati. Sebab, kondisi jalan yang banyak lubang, ditambah hujan yang turun beberapa waktu lalu membuat badan jalan jadi tergenang air. Sehingga akhirnya kami memutuskan untuk jalan santai saja.
Usai melewati Pardasuka, pemandangan di kanan dan kiri jalan sangat memanjakan mata. Bukit dan lembah berwarna hijau di pinggir jalan, sangat menyejukkan mata. Ini juga menjadi pertanda kami harus berhati-hati dalam mengendarai motor. Sebab, selain langsung berbatasan dengan jurang, kondisi jalanan pun mulai mendaki dan menurun. Kontur alamnya mengingatkan pada perjalanan menuju Liwa atau Ulu Belu.
Mau tahu kelanjutan perjalanannya, simak tulisan lengkapnya di halaman Traveling Tribun Lampung, Minggu (7/8/2016). (teguh prasetyo)