Kisah Ahmad Dhani yang Dikabarkan Bangkrut, Ditipu Rp 10 Miliar hingga Mengamuk di Persidangan
Kabar itu cukup mengejutkan. Sebab selama ini, bos Republik Cinta Manajemen (RCM) itu diketahui memiliki pundi-pundi kekayaan yang banyak.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari musisi Ahmad Dhani. Pentolan Dewa 19 itu santer dikabarkan mengalami kebangkrutan.
Kabar itu cukup mengejutkan. Sebab selama ini, bos Republik Cinta Manajemen (RCM) itu diketahui memiliki pundi-pundi kekayaan yang banyak.
Namun perlu diketahui, sebelum kabar tersebut berembus, mantan suami Maia Estianty itu sudah pernah ditimpa isu tentang kebangkrutannya.
Pada 2014 lalu, Ahmad Dhani pernah membuat pengakuan ke polisi, jika dirinya ditipu hampir Rp 10 miliar.
Dhani saat itu melaporkan Tommy Pratama, agen artis yang berencana mendatangkan band Metallica, untuk konser di Indonesia.
Salah satu investor, Tang menjelaskan, uang yang dibayarkan Ahmad Dhani itu sebagai tanda jadi, atau uang muka mendatangkan Metallica ke Indonesia. Uang muka tersebut sebesar 30 persen dari total biaya.
Namun, Tommy mengaku tidak bisa mengundang Metallica.
Setahun kemudian, sebuah insiden kecelakaan melibatkan putra Dhani, Abdul Qadir Jaelani (Dul).
Kecelakaan maut tersebut menewaskan dua orang, dan Dhani harus merogoh koceknya untuk membiayai keluarga korban.
Pengacara flamboyan, Farhat Abbas kemudian menyebut Dhani mengalami kebangkrutan, pascainsiden tersebut.
Ahmad Dhani kemudian melaporkan Farhat atas tuduhan pencemaran nama baik.
Di persidangan, Dhani terlibat cekcok dengan pengacara Farhat, yang mencecarnya beragam pertanyaan.
Bahkan, teriakan Dhani di dalam ruang sidang terdengar hingga ke lobi luar.
"Saya tidak pernah menyatakan diri saya bangkrut! Kalau kehabisan uang, iya. Tapi, kehabisan uang beda loh dengan bangkrut. Karena bisa saja, besoknya saya dapat uang lagi," teriak Dhani.
Janji Dhani kepada Dul
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ahmad-dhani_20160821_232151.jpg)