Pasangan Suami Istri Bung Tomo dan Lies Adalah Pasangan Romantis
Awal pertemuan Lies dengan Bung Tomo pada tahun 1945, saat Lies bekerja di Palang Merah Indonesia (PMI).
Bung Tomo terus merajut romantismenya dalam setiap surat-surat yang dikirim ketika bertugas keluar kota.
Saking cintanya dengan surat Bung Tomo, Lies pun menulis buku berjudul "Romantisme Bung Tomo, Kumpulan Surat dan Dokumen Pribadi Pejuang Revolusi Kemerdekaan" pada tahun 2006 lalu.
Lies sempat mengatakan ada ajaran Bung Tomo yang sering didengungkan kepada keluarga dan masyarakat waktu itu yakni jujur dan berjuang.
"Jika kita jujur, sehingga tidak merugikan orang lain, sehingga bisa memakmurkan orang lain," kata Hany menirukan perkataan Lies saat itu.
Sebagai istri yang tahu betul bagaimana perjuangan suaminya, Lies begitu mengingat bahwa suaminya hanya ingin rakyat Indonesia makmur dan sejahtera.
Ide membangun Taman Perdamaian Dunia di Jawa Timur pun muncul dari benak Lies untuk merealisasikan apa yang diinginkan suaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sulistina-sutomo_20160831_111920.jpg)