Petugas KAI Tertimbun Longsor Saat Cek Rel Kereta
Sesuai keterangan warga sekitar, Jaenal (46), korban bersama tiga rekan lainnya melakukan tugasnya menyusuri rel perlintasan kereta api, saat hujan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TASIKMALAYA - Maman (52), seorang petugas cek jalur PT KAI Daop II Bandung, tertimbun longsor saat melaksanakan tugasnya di rel kereta api KM 238+0/1, di bawah Jembatan Trowek, Kampung Cingere, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (16/9/2016) sekitar pukul 23.30 WIB.
Sesuai keterangan warga sekitar, Jaenal (46), korban bersama tiga rekan lainnya melakukan tugasnya menyusuri rel perlintasan kereta api, saat hujan sejak siang sampai malam hari terus mengguyur kawasan Tasikmalaya dan sekitarnya.
Saat melintas di bawah Jembatan Trowek, Tasikmalaya, terjadi longsor kecil di atas tebing pegunungan, tepat disamping lintasan kereta. Tak disangka, longsor susulan besar terjadi dan menimbun korban. Tiga rekannya berhasil menyelamatkan diri.
"Satu tertimbun, tiga lainnya masih bisa melompat dan bisa menghindari dengan cara melompat. Korban berada paling belakang," ungkap Jaenal, Sabtu (17/9/2016) pagi.
Jalur kereta dari arah Tasikmalaya-Bandung dan sebaliknya sempat terputus total. Beberapa kereta tertahan di Stasiun Ciawi dari arah Timur, dan Stasiun Peundeuy dari arah Barat.
Proses evakuasi korban masih dilakukan sampai Sabtu pagi, sejak tengah malam dan dini hari tadi. Petugas kepolisian, TNI, dan BPBD dibantu warga sekitar masih di lokasi kejadian melakukan evakuasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jembatan-rel-ka_20160917_092048.jpg)