Setelah Bukit Duri, Ahok Targetkan Penertiban Kali Krukut di Kemang

Ia menyatakan, penggusuran Kali Krukut akan dilakukan setelah beresnya seluruh proses penggusuran kawasan pinggiran Kali Ciliwung di Bukit Duri

Twitter TMC Polda Metro Jaya
Sejumlah mobil di Kemang Raya, Jakarta Selatan, nyaris tenggelam akibat banjir, Sabtu (27/8/2016) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan kawasan pinggiran Kali Krukut di Kemang, Jakarta Selatan menjadi target selanjutnya untuk digusur.

Ia menyatakan, penggusuran Kali Krukut akan dilakukan setelah beresnya seluruh proses penggusuran kawasan pinggiran Kali Ciliwung di Bukit Duri, Jakarta Selatan.

"Jadi next project yang dekat ini Krukut, karena Kemang sudah akut. Ada 500 lebih bangunan yang akan kena," kata dia, di Pasar Nangka Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016).

Seperti di Bukit Duri, Basuki menyatakan, penggusuran di Kemang juga akan menyasar bangunan yang tidak bersertifikat maupun bersertifikat. Untuk yang bersertifikat, Ahok menyatakan Pemprov DKI akan menyelesaikan pembayaran ganti rugi lewat proses konsinyasi di pengadilan.

Ahok belum memastikan tanggal eksekusi penggusuran kawasan pinggiran Kali Krukut di Kemang.

Namun, ia memberi sinyal penggusuran dilakukan dalam upaya persiapan menghadapi puncak La Nina. Puncak La Nina di Indonesia sendiri diprediksi akan terjadi pada Februari 2017.

"Tahun ini, akan kami beresin karena kejar La Nina," ucap Ahok.

Ahok sebelumnya pernah menyatakan, saat ini, lebar Kali Krukut sudah menyempit dan jauh dari ukuran ideal. Ia menyebut, saat ini, lebar Kali Krukut hanya tinggal sekitar 6-7 meter, dari lebar ideal 20 meter. Kondisi itulah yang diyakininya membuat Kemang menjadi kawasan yang rentan banjir pascahujan deras.

(Alsadad Rudi)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved