Keluarga Ini Tinggal Serumah dengan Kambing

Dengan penghasilan yang sangat minim, Pardi tidak mampu untuk membenahi rumahnya.

Surya
Pardi (42) bersama anaknya Rio Permadi (12), warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, terpaksa tinggal serumah bersama kambing peliharaannya, Selasa (29/11/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KEDIRI - Keterbatasan ekonomi membuat manusia harus hidup menyatu dengan binatang.

Hal tersebut dialami Pardi (42) bersama anaknya Rio Permadi (12), warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Bapak dan anak itu kini hidup serumah dengan kambing peliharaan mereka.

Mulanya, Rio Permadi mengaku sempat kesulitan beradaptasi tidur serumah bersama kambing.

Namun karena keadaan yang memaksa, kondisi itu terus dijalani sampai sekarang.

"Awalnya ya nggak enak. Tapi sekarang sudah terbiasa," ungkap Rio Permadi.

Pelajar kelas 5 SDN Banjaranyar 1 itu mengaku sempat sulit tidur, pada awal tinggal bersama kambing.

Namun sekarang, ia telah terbiasa dengan bau kencing dan bau srintil atau kotoran kambing.

Maklum, tempat tidur Rio hanya terpaut beberapa meter dari kandang kambingnya.

Kambing itu diikat di dalam rumahnya yang hanya berukuran 5x7 meterpersegi.

Dinding depan dan samping rumah Pardi sudah memakai batako.

Namun, dinding lainnya hanya sebatas gedek, yang sudah rusak dan bolong-bolong.

Dalam keseharian, Rio biasa mencari rumput dan dedaunan untuk pakan binatang kambingnya.

Selepas sekolah, Rio bergegas mencari dedaunan untuk pakan kambing.

Di rumah Pardi yang sangat sederhana, lima ekor kambing merupakan harta yang paling berharga.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved