Penangkapan Terduga Pelaku Makar

Kivlan Zein Sempat Menolak Ditangkap, tapi Akhirnya Menurut Saat Muncul Kapten Ini di Rumahnya

"Ya sudah, kalau begitu saya mau ikut. Saya enggak apa-apa, saya ketawa saja," ungkapnya.

Kivlan Zein Sempat Menolak Ditangkap, tapi Akhirnya Menurut Saat Muncul Kapten Ini di Rumahnya
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - MayjenTNI (Purn) Kivlan Zein mengaku dirinya sudah mengetahui menjadi target polisi.

Hal itu dikarenakan adanya pemberitaan sebuah media yang menyebut dirinya akan melakukan makar.

"Saya tenang aja. Saya sudah tahu bahwa dari berita itu (makar), polisi sudah menargetkan saya. Anak saya juga sudah cerita, karena temannya banyak di polisi. Saya juga kaget waktu dikasih tahu, tapi itu sudah sebulan lalu," kata Kivlan saat ditemuiTribunnews.com di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).

Kivlan menceritakan saat dirinya hendak dibawa polisi pada Jumat (2/12/2016) pagi usai salat subuh, ia sempat mendebatkan hal tersebut.

"Saya bilang tunggu dulu, saya ini masih tentara cadangan. Tentara cadangan itu kena KUHP-T, bukan KUHP, kalau ada masalah pidana. Kalau saya dapat masalah pidana ini, harus polisi militer yang datang ke saya," jelasnya.

Namun, saat ia berkata demikian, di waktu bersamaan polisi militer berpangkat kapten dari Kodam langsung memasuki rumahnya.

"Ya sudah, kalau begitu saya mau ikut. Saya enggak apa-apa, saya ketawa saja," ungkapnya sembari tertawa.

Menurutnya, penangkapan yang dilakukan aparat terhadap dirinya sudah menjadi hal lumrah lantaran ia pernah melakukan hal yang sama saat dirinya masih aktif bertugas.

"Dulu saya juga begini waktu saya dinas, waktu saya nangkapin orang begini juga, ya sudah sekarang saya ditangkapin orang," pungkasnya. 

Penulis: Yurike Budiman

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved