Ketua MPR Zulkifli Hasan Apresiasi 2 Tahun Kinerja Mentan Andi Amran

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait upaya peningkatan produksi pertanian.

Editor: Andi Asmadi
ANTARA/M AGUNG RAJASA
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (14/4). Rapat tersebut membahas RUU Prioritas dan Prolegnas serta evaluasi kinerja dan serapan anggaran triwulan I tahun 2016. 

KALIANDA, TRIBUN - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait upaya peningkatan produksi pertanian dengan berbagai upayanya, termasuk mekanisasi pertanian.

"Kita sama-sama tahu bahwa saat ini untuk menambah lahan pertanian itu sangat sulit. Kalau lahan berkurang iya, tetapi penduduk bertambah itu sudah kepastian. Maka, produksi pangan harus ditingkatkan," ujar Zulkifli Desa Bakti Rasa, Seragi, Lampung Selatan, Kamis (29/12/2016).

"Karena itu, saya mengapresiasi kinerja Bapak Menteri Pertanian ini atas upaya-upayanya meningkatkan produksi khususnya melalui teknologi mekanisasi," ujar Zulkifli, sebagaimana rilis yang diterima Kamis malam dari Kementerian Pertanian.

Ketua MPR menambahkan, pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani merupakan kebijakan yang sangat efektif dan sangat bermanfaat serta sesuai dengan kebutuhan saat ini.

"Sudah tidak bisa dihindari lagi, mekanisasi dibutuhkan. Dulu petani berangkat ke sawah saat masih gelap, terkena sinar matahari kulitnya gelap, pulang ke rumah juga saat sudah gelap dan sedihnya rezekinya juga masih gelap. Dengan menggunakan alsintan seperti hand tractor, kini petani bisa menyelesaikan lahan satu hektar dalam tiga jam, dulu butuh waktu 11 hari," kata Zulkifli.

Dan yang terpenting, lanjut Zulkifli, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat strategis dalam membantu petani, termasuk terkait harga komoditas yang anjlok saat panen sehingga merugikan petani.

"Sekarang pemerintah sudah menentukan harga dasar komoditas, contohnya jagung di harga Rp 3.150 per kilo gram, jadi petani merasa aman karena sudah ada kepastian harga tidak akan rugi saat panen raya. Selain itu pemerintah juga menjamin akan membeli harga anjlok sehingga petani tenang dipastikan produksinya terserap," terangnya.

Zulkifli secara pribadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dua tahunnya menjabat sudah memberikan bukti nyata dengan peningkatan produksi sehingga berhasil tidak impor tahun ini.

"Ini harus diakui, saya berterima kasih atas kinerja baik Pak Amran ini yang telah memberikan bukti nyata produksi kita naik, dan ini kenyataan kita tahun ini tidak melakukan impor beras setelah 32 tahun selalu melakukan impor. Ini patut diapresiasi karena dengan kondisi kita saat ini, hal ini tidak mudah dilakukan," kata Ketua MPR.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved