Headline News Hari Ini
Ibu dan Anak Kena Pantulan Peluru
Aksi anggota Polsek Tanjungkarang Timur (TkT) menggulung komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat)
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Aksi anggota Polsek Tanjungkarang Timur (TkT) menggulung komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Sabtu (14/1) pagi, turut melukai warga sipil. Seorang ibu dan anaknya yang masih berusia lima tahun, teserempet pantulan peluru.
Korban yang terkena serempet pantulan peluru adalah Pipit Aprilia (32) dan putrinya berinisial DTO. Keduanya tak mengalami luka serius. Aparat langsung membawa kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pipit Aprilia mengatakan, peristiwa itu terjadi tak jauh dari rumah mertuanya di Gang Karya, Kelurahan Gunung Sari, Enggal. Pipit yang menginap di rumah sang mertua, saat itu hendak pulang ke rumah bersama kedua anaknya. Pipit menggendong si bungsu, sedangkan DTO berjalan di sampingnya
"Sekitar jam enam saya dan kedua anak saya pulang dari rumah mertua, mau kembali ke rumah saya. Tiba-tiba ada polisi menggerebek Suyitno (warga sekitar/tersangka curat)," kata Pipit, saat ditemui Tribun di kediamannya di Enggal, Sabtu siang.
Dalam aksi penggerebekan itu, aparat melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali untuk mencegah Suyitno melarikan diri. Nahas, peluru memantul dan mengenai tangan Pipit dan DTO.
Apa tanggapan polisi terkait peristiwa ini?
Baca selengkapnya di Tribun Lampung cetak edisi Minggu 15 Januari 2017
Dapatkan informasi terkini Tribun Lampung di http://goo.gl/gjZysZ Jangan ketinggalan dengan yang lainnya, ramai ramai bergabung dengan Facebook Tribun Lampung di https://goo.gl/Jjp7OA dan Twitter di http://goo.gl/xdrQYg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/korban-salah-tembak_20170114_144418.jpg)