The Fed Tahan Suku Bunga Acuan
Adapun pada Desember 2016 lalu, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, dan merupakan kenaikan kedua dalam kurun waktu lebih dari 10
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WASHINGTON - Bank Sentral AS Federal Reserve menahan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR), dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), Rabu (1/2/2017) waktu setempat.
Hal itu sesuai dengan ekspektasi banyak pihak.
Mengutip CNBC, Kamis (2/2/2017), The Fed menahan suku bunga acuan pada kisaran 0,5 persen hingga 0,75 persen.
Adapun pada Desember 2016 lalu, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, dan merupakan kenaikan kedua dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.
Meski tidak menyesuaikan suku bunga, The Fed memberikan sinyal terkait tumbuhnya optimisme, di kalangan dunia usaha dan konsumen.
Hal itu dianggap sebagai hal yang baru disampaikan The Fed, dan merupakan hal yang signifikan.
"Tingkat sentimen konsumen dan bisnis telah membaik," kata The Fed.
The Fed pun memiliki target inflasi sebesar 2 persen, yang dianggap susah untuk dicapai dalam iklim bisnis pascaresesi.
Meski, bank sentral menahan suku bunga tetap rendah.
Melihat kepada perekonomian, FOMC menyatakan, pertumbuhan ekonomi berekspansi titik moderat.
Sementara, pasar tenaga kerja terus mengalami penguatan.
"Penyerapan tenaga kerja tetap solid, dan tingkat pengangguran tetap berada ke hampir titik terendah," ungkap The Fed.
Menurut data ADP dan Moody's Analytics, serapan tenaga kerja tumbuh 246.000 pada Januari 2017.
Angka itu berada di atas ekspektasi pasar.
(Sakina Rakhma Diah Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gedung-federal-reserve_20170202_105954.jpg)