Hakim Nilai Semua Pihak yang Terlibat Korupsi di Disdik Lamteng Harus Tanggung Jawab, Ini Kata Jaksa

Dalam kenyataannya, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung hanya menyeret dua orang dari perkara korupsi itu.

TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang menilai, semua pihak yang terlibat dalam proyek pengadaan buku dan alat laboratorium tahun anggaran 2010 di Dinas Pendidikan Lampung Tengah (Lamteng), harus bertanggung jawab.

Semua pihak itu mulai dari pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen (PPK), pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), bendahara, panitia lelang, panitia pemeriksaan barang, termasuk Eko dan Zulkfili, dan khususnya penerima dana proyek Husri Aminudin.

Dalam kenyataannya, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung hanya menyeret dua orang dari perkara korupsi itu.

BACA JUGA: Divonis Korupsi, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng Mengaku Dizalimi

Kedua orang itu adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng Kohar Ayub, yang sudah divonis bersalah dan dihukum pidana penjara dua tahun dan enam bulan.

Satu nama lainnya adalah Husri Aminudin.

Husri adalah orang yang mengatur empat perusahaan pelaksana proyek, dan menikmati uang korupsi sebesar Rp 9,6 miliar.

Menurut jaksa penuntut umum Guntoro Janjang, Husri sudah menjadi tersangka namun buron.

“Husri ini masuk dalam daftar pencarian orang. Rencananya akan disidang in absentia,” kata Guntoro Janjang.

Mengenai putusan majelis hakim yang menyatakan bahwa semua pihak, yang terlibat dalam proyek pengadaan buku dan alat laboratorium, harus bertanggung jawab, Guntoro mengatakan, ia akan melapor kepada pimpinan terlebih dahulu, sebelum mengambil langkah.

BACA JUGA: Korupsi Pengadaan Buku, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng Divonis 2,5 Tahun Penjara

“Saya akan lapor pada pimpinan dulu mengenai putusan ini. Nanti baru diputuskan apa rencana selanjutnya,” ujar Guntoro Janjang.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved