JK Ambil Posisi Sekretaris Bila Klub Mantan Presiden Terealisasi

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan adanya perkumpulan Presiden dan Mantan Presiden, saat bertemu Presiden Joko Widodo

Tayang:
Editor: soni
TRIBUNNEWS/TMW
Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/3/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan adanya perkumpulan Presiden dan Mantan Presiden, saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana.

Hal itu, kata SBY, agar komunikasi antar-mantan pemimpin negara bisa terus terjalin dengan lancar. Saat ditanya, Wakil Presiden Jusuf Kalla tertawa mendengar usulan itu.

"Hahaha nanti sekretarisnya saja," ujar JK usai menonton film Silariang di Metropole, Cikini, Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Sebelumnya, wacana pembentukan perkumpulan itu menurut SBY, agar komunikasi bisa terus terjalin dengan lancar.

"Jadi perasaan saya bersyukur gembira, dan ya ini kalau ada klub presiden dan mantan presiden, kan baik seperti ini. Kita bisa saling berkomunikasi," ujar SBY di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Mendengar usulan dari SBY, Presiden Jokowi hanya tertawa dan tidak memberikan tanggapan apapun.

Namun, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tradisi estafet atau saling melanjutkan program yang telah dirintis oleh kepala negara sebelumnya, perlu dilakukan.

"Kalau budaya terus bisa dilakukan. Kita miliki negara ini sampai mencapai titik target bagi kebaikan rakyat, bagi kebaikan negara," tutur Jokowi. (Amriyono Prakoso)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved