Berita Viral

Pengendara Motor Tewas Bersimbah Darah, Leher Terjerat Benang Layangan

C (32) tewas bersimbah darah di atas motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Facebook Yuni Rusmini Chanel
TEWAS KARENA LAYANGAN - Ilustrasi kecelakaan karena benang layangan. C (32) tewas bersimbah darah di atas motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. 
Ringkasan Berita:
  • C (32) tewas bersimbah darah di atas motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (30/4/2026) sore. 
  • Pihak Kepolisian Resor Karawang telah melakukan serangkaian penanganan awal, termasuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Inafis dan memeriksa saksi-saksi di lapangan.
  • Berdasarkan keterangan sementara, luka serius di leher korban diduga kuat akibat terjerat benang di jalan raya.

Tribunlampung.co.id, Karawang - Pria berinisial C (32) tewas bersimbah darah di atas motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (30/4/2026) sore. 

Saksi mata di lokasi, Gugun Gunawan (36), awalnya melihat korban terdiam di atas motornya. Saat didekati, kondisi korban sudah bersimbah darah pada bagian leher yang membasahi pakaiannya.

"Saksi lain menyebut korban sempat berteriak minta tolong dan mengatakan bahwa dirinya terkena benang," ujar Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan, dikutip dari TribunJabar, Jumat (1/5/2026).

Pihak Kepolisian Resor Karawang telah melakukan serangkaian penanganan awal, termasuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Inafis dan memeriksa saksi-saksi di lapangan.

Berdasarkan keterangan sementara, luka serius di leher korban diduga kuat akibat terjerat benang di jalan raya.

Baca juga: Main Layangan Berujung Petaka, Remaja 17 Tahun Tewas Tersengat Listrik

"Dugaan sementara korban terkena benang, namun kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini," kata Cep Wildan.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak keluarga korban, yang merupakan warga Desa Mulyasejati, menolak untuk dilakukan autopsi dan menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah.

Meski demikian, kepolisian tetap mengumpulkan informasi tambahan guna memastikan tidak ada unsur pidana lain dalam peristiwa maut tersebut. 

Layangan Maut

Seorang remaja MHR (17) tewas tersengat listrik saat tengah asyik bermain layang-layang di atap rumah pada Sabtu (5/7/2025).

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam dan Penyelamatan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, membenarkan peristiwa tersebut. Damkar yang menerima laporan tersebut langsung melakukan proses evakuasi.

"Betul, itu kejadian kemarin, kami menerima laporan sekitar jam 3 sore, penanganan di lokasi, evakuasi itu jam 15.30 WIB sore dan selesai 15.46 WIB," kata Aep saat saat dikonfirmasi, Minggu (6/7/2025).

Aep mengatakan korban berada di atap rumah tepatnya di sekitar tangki penampungan air. Proses evakuasi berjalan lancar meski harus menggunakan tangga.

"Hambatan itu karena dak atap sempit aja, tapi evakuasi lancar," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irwan menyebut korban meninggal dunia saat bermain layang-layang. Diduga korban meninggal setelah tersengat aliran listrik pada tangki air.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved