Ngeri, Begini Bentuk Pria yang Ditelan Hidup-hidup Ular

Kemungkinan sempat terjadi pergulatan sebelum korban meninggal, berdasarkan kondisi bangsal yang periksa berubah menjadi lapang.

Editor: taryono
net
ditelan ular 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Sekitar 22 tahun yang lalu, saat media sosial seperti Facebook belum ada, publik Malaysia digemparkan dengan tragedi seorang pria ditelan seekor ular piton dipekan Tenang Stasiun, Segamat, Johor.

Dilansir dari Mynewshub, kejadian mengenaskan tersebut terjadi pada 4 September 1995, dan menjadi pembicaraan hampir seluruh penduduk Malaysia.

Baca: Pria Ini Ditelan Ular Hidup-hidup Mulai dari Kepalanya, Begini Saat Jasadnya Ditemukan

Korban, E Heng Chuan (29) ditemukan sekitar pukul 22.30 waktu setempat di gudang dekat rumahnya, di mana sebagian badannya telah ditelan oleh ular piton yang diyakini beratnya sekitar 140 kilogram.

Ular piton itu hanya berhasil menelan kepala dan bagian tubuh Heng Chuan karena tersangkut pada bahu korban.

Dilaporkan sebelum kejadian, korban dikatakan berjalan menuju ke bangsal dekat rumahnya sekitar pukul 20.00 waktu stempat untuk menutup saklar generator air kolam.

Namun setibanya di sana, reptil itu menyerang Heng Chuan dengan mengigit dan membelit pria itu sebelum menelannya.

diserang ular
diserang ular ()

Kemungkinan sempat terjadi pergulatan sebelum korban meninggal, berdasarkan kondisi bangsal yang periksa berubah menjadi lapang.

Saudara korban  E Seng Guan (32) yang merasa khawatir adiknya tidak pulang ke rumah, sekitar 30 menit setelah keluar untuk menutup saklar generator terbabit.

Seng Guan mencari adiknya di daerah itu pada pukul 20.30 waktu setempat malam tetapi gagal menemukannya.

Ketika sampai ke situ pada kali kedua, Seng Guan menemukan seekor ular sawa sedang membelit dan mencoba menelan adiknya dari bagian kepala tetapi tidak mampu berbuat apa-apa karena kaget.

Dia kemudian bergegas pulang ke rumah untuk memberitahu ibunya, Lim See Mek (51). Mereka kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak polisi pekan Tenang Stasiun untuk meminta bantuan.

Polisi menerima informasi tentang kejadian itu sekitar pukul 11 malam, tetapi pada waktu itu tidak memiliki gambaran tentang kemungkinan yang bakal dihadapi.

Polisi awalnya beranggapan itu hanya kejadian ular membelit korban dan tidak begitu yakin sebagian badannya ditelan meskipun sudah diberitahu saudara korban.

Baca: Primi Memunguti Potongan Tubuh Kakaknya yang Hancur Kena Ledakan Tabung Gas

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved