Headline News Hari Ini
Jual Tapis Kuna demi Kuliah Anak
Lahir dan besar dengan adat Lampung, ia memilliki dua koleksi tapis kuna yang ia jaga dengan penuh kecintaan.
Penulis: heru prasetyo | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mak Nur adalah sosok perempuan laiknya perajin tapis lain di Lampung.
Lahir dan besar dengan adat Lampung, ia memilliki dua koleksi tapis kuna yang ia jaga dengan penuh kecintaan.
Berulang kali ditawar dengan harga tinggi, ia bertahan untuk tidak menjualnya.
Kondisi pun berbalik ketika Yus, anak perempuannya ingin melanjutkan kuliah.
Lewat film berjudul Sinjang Tapis, sutradara Dede Safara Saputra menyampaikan pesan bahwa kain tapis merupakan produk budaya masyarakat Lampung yang memiliki keindahan tidak terbantahkan.
Bagaimana kelanjutan dari kisah Mak Nur?
Baca selengkapnya di Tribun Lampung cetak edisi Jumat, 31 Maret 2017.
Dapatkan informasi terkini Tribun Lampung di http://goo.gl/gjZysZ.
Jangan ketinggalan dengan yang lainnya, ramai ramai bergabung dengan Facebook Tribun Lampung di https://goo.gl/Jjp7OA dan Twitter di http://goo.gl/xdrQYg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/koran_20170331_082657.jpg)