Ditegur Saat Naik Motor, Anak Lapor Ayah Lalu Bacok Tetangga

Di depan polisi, Untung mengatakan, dirinya nekat membacok tetangganya karena emosi, setelah mendapat laporan dari anaknya.

Kompas.com
Kedua pelaku pembacokan saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Weleri, AKP Ujang Syamsudin. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KENDAL - Aparat Polsek Weleri menangkap Yuni Arifin (19) dan ayahnya, Untung (54) karena menganiaya tiga orang tetangganya, yakni Moch Ali (54), Tuti Handayani (30), dan Sugiyo (35), menggunakan senjata tajam.

Akibat penganiayaan tersebut, tiga korban tersebut menderita luka bacokan.

Di depan polisi, Untung mengatakan, dirinya nekat membacok tetangganya karena emosi, setelah mendapat laporan dari anaknya.

“Anak saya mengatakan kalau dirinya ditegur dengan kasar oleh tetangganya saat naik motor,” kata Untung, Selasa (23/5/2017).

Untung mengaku, ia dan korban sudah tidak akur sejak 15 tahun lalu, gara-gara soal aliran listrik.

“Moch Ali memutus saluran listrik dari saya tanpa izin. Padahal waktu meminta saluran ke saya, dia bilangnya baik-baik. Dia memutus saluran listrik karena tidak mau, ketika tarifnya saya naikkan,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Weleri Ajun Komisaris Ujang Syamsudin menjelaskan, menurut pengakuan pelaku dan beberapa saksi, kejadian bermula saat Yuni melewati rumah korban, mengendarai sepeda motor.

Pelaku kemudian ditegur oleh saksi Romadhon yang merupakan anak korban karena dinilai tidak sopan.

Tidak terima dengan teguran tersebut, pelaku pulang dan melaporkannya kepada ayahnya.

Mendengar pengaduan anaknya, Untung mengambil golok di dapur rumahnya.

Sedangkan, anaknya Yuni mengambil sabit.

Mereka kemudian keluar rumah untuk mencari Romadhon .

"Saat ketemu, pelaku langsung mengayunkan golok ke Romadhon. Tetapi ditangkis oleh Tutik Handayani yang merupakan kakak kandung Romadhon dengan kedua tangannya hingga mengalami luka," kata Ujang.

Melihat anaknya terkena bacokan, ayah korban, Muh Ali (54) berusaha mendekap pelaku.

Tetapi, Ali malah dibacok Untung, hingga kakinya mengalami luka bacokan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved