Sukiman Dirikan Klinik Dilatarbelakangi Almarhum Adik yang Tidak Bisa Berobat
Berangkat dari latar belakang keluarga yang tidak mampu dan melihat adik yang meninggal dunia sebab tidak dapat berobat, mendorong Sukiman Margo
Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berangkat dari latar belakang keluarga yang tidak mampu dan melihat adik yang meninggal dunia sebab tidak dapat berobat, mendorong Sukiman Margo Utomo (48) mendirikan sebuah Klinik Mitra Anda yang menampung pasien yang tidak memiliki biaya berobat.
Tahun 2011, Sukiman mulai membangun klinik dengan fasilitas seadanya. Klinik yang didirikannya bukan sekadar semata-mata mengejar materi melainkan membatu sesama.
"Saya dirikan klinik ini bukan tanpa dasar tapi janji untuk membantu saudara-saudara di luar yang tidak mampu berobat, hati saya tergerak setiap melihat orang yang kesusahan," ungkap Sukiman saat ditemui di kliniknya, Jumat (9/6).
Selain mendapatkan pelayanan kesehatan dengan layak dan gratis. Klinik Mitra Anda juga menyediakan ambulans dan memfasilitasi pasien miskin yang dirujuk untuk berobat ke Jakarta.
Dalam hal ini, Sukitman tidak melangkah sendiri. dia mengaku dibantu oleh teman-teman komunitas yang senantiasa peduli terhadap kaum-kaum yang memiliki ketidakmampuan finansial.
"Di sini saya banyak terbantu oleh teman-teman komunitas, seperti KPGL, Diving Friday dan masih banyak lainnya, untuk menyeleksi siapa yang memang berhak dan membutuhkan untuk berobat secara gratis", ujarnya kepada Tribun.
Sukitman pun mengungkapkan nahwa tidak semua pasien mendapatkan fasilitas gratis. Tetapi ada prosedur yang selektif dilakukan oleh komunitas. Dan Klinik Mitra Anda sebagai wadah untuk mengondisikan pasien tersebut.
Meski demikian, niat dari Sukiman untuk membantu tidak pernah mengalami hambatan. Kebutuhan dana untuk membantu pasien yang tidak mampu selalu ada dan jarang untuk kekurangan.
"Benar-benar luar biasa, selalu ada, entah itu dari donasi atau dari klinik sendiri. yang terpenting satu rasa ikhlas, memang sulit untuk menanamkan hal tersebut, butuh lima hingga sepuluh tahun untuk menumbuhkan rasa tersebut", tandasnya.
Sukiman pun berpesan untuk kawan-kawan sejawat dalam kesehatan tidak perlu takut untuk berbuta. kalau pun memang ada pasien yang tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan, Klinik Mitra Anda siap membantu menyelesaikan masalah tersebut.
Sementara itu seorang pasien luka bakar bernama Elfinda Rizki Pratama (20), melalui ibunya Halimah (46) mengungkapkan bahwa selama 4 bulan ini anaknya rizki telah difasilitasi untuk berobat.
"Iya memang disini semuanya dibiayai oleh KPGL yang bekerja sama dengan Klinik Mitra Anda, entah jika tidak ada bantuan ini saya harus berbuat apa", ungkap warga Prinngsewu ini.
Halimah pun mengatakan bahwa dirinya adalah orangtua tunggal yang hanya bekerja sebagai penjual gorengan. Dia pun sempat mengaku tidak mampu lagi membiayai anaknya yang menjadi korban pembakaran orang tak dikenal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/klinik-mitra-anda_20170610_212432.jpg)