Aksi Sujud yang Dilakukan Bupati dan Anggota DPRD Lamandau Tuai Kecaman
Kami imbau wajib meminta maaf kepada rakyat Lamandau karena telah tanpa berpikir panjang mengikuti ritual yang aneh itu.
Aksi " sujud politik" itu dilakukan Bupati Lamandau Marukan, Ketua DPRD Tommy Hermal Ibrahim dan beberapa anggota lainnya, sesaat sebelum sidang paripurna penyampaian tanggapan bupati terhadap pandangan umum fraksi atas laporan pertanggungjawaban bupatiLamandau tahun 2016, Jumat (7/7/2017) siang.
Wakil Ketua DPRD Lamandau FX Perwira Gato mengakui, keempat tokoh yang dimintai restu itu punya pengaruh besar dalam perpolitikan di daerahnya. Namun, ia menjelaskan, yang mendorong aksi itu digelar karena munculnya kabar ada calon dari luar yang mengklaim telah didukung empat tokoh yang masih berhubungan keluarga itu.
"Karena pernyataan orang-orang bahwa partai sudah dikuasai. Berarti dari calon sudah ditutup. Tapi kalau kita (punya kesempatan) lempar kefloor ya nanti hasilnya (bisa beda)," kata politikus PDI Perjuangan yang sudah menyatakan siap bertarung dalam Pilkada 2018 itu padaKompas.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (8/7/2017).
Nugroho Budi Baskoro
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sujud-politik_20170709_145759.jpg)