Makan Gratis 700 Durian di Taman Wan Abdurrahman
Taman Penangkaran Rusa Wan Abdurrahman Sumber Agung sekejap dipenuhi oleh ratusan orang yang hendak ikut meramaikan Festifal Durian, Kamis (20/7).
Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Taman Penangkaran Rusa Wan Abdurrahman Sumber Agung sekejap dipenuhi oleh ratusan orang yang hendak ikut meramaikan Festifal Durian, Kamis (20/7).
Menurut Saban ketua Gapoktan (gabungan kelompok petani hutan), festifal durian ini menyediakan 700 buah durian beserta hasil hutan yang dibagikan secara gratis dan hanya bisa dimakan dilokasi.
"Jadi durian yang dipasang dan dibentuk menjadi Menara Siger adalah hasil Taman Hutan Raya (Tahura) yang dikelola petani masyarakat Sumber Agung dengan bekerjasama dengan dinas kehutanan", tuturnya kepada Tribunlampung.co.id.
Saban mengungkapkan durian ini memang sengaja ditanam oleh masyarakat sekitar untuk menggantikan hasil hutan bukan kayu.
"Jadi selain durian, ada manggis dan duku, yang mana hutan konservasi yang sudah dirubah menjadi hutan hasil bukan kayu sebanyak 492, 75 hektar dan dikelola oleh 430 anggota", lanjutnya.
Melalui gelaran festifal durian ini, Saban berharap Tahura bisa terkenal lagi, selanjutnya masyarakat lebih semangat dalam mengembangkan tanaman non kayu, yaitu berupa konservasi tanaman buah-buahan.
"Selain itu juga membentuk pariwisata, jadi hutan lestari masyarakat sejahtera", tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/festival-durian_20170720_131821.jpg)