Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Cukup Rp 72 Ribu Bisa Makan Dimsum Sepuasnya di Hotel Horison
Salah satu Dimsum yang disajikan adalah Hakau; dimsum dengan kulit transparan dan bentuk yang mungil dengan isi udang. Berasal dari Guangdong, Tiongko
Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Hotel Horison Lampung melaunching menu terbarunya yang bisa dinikmati di area resto. Menu tersebut adalahDimsum yang dibanderol dengan harga hanya Rp 72.000++/pax all you can eat sehingga tamu bisa menikmati hidangan ini sepuasnya.
Makan Dim Sum lebih dari 50 jenis sepuasnya di Akhir Pekan hanya Rp72.000. Sabtu dan Minggu jam 12.00-14.00 dan 18.00-20.00.
Salah satu Dimsum yang disajikan adalah Hakau; dimsum dengan kulit transparan dan bentuk yang mungil dengan isi udang. Berasal dari Guangdong, Tiongkok.
Ingin menikmati Hakau sepuasnya? Bisa l langsung datang ke horison Lampung. Selain Hakau Anda dapat menyantap lebih dari 50 jenis makanan lainnya sepuasnya.
General Manager Hotel Horison Lampung Buditama Setiawan mengatakan, menu dimsum yang diluncurkan tersebut bisa dinikmati oleh tamu setiap weekend (Sabtu - Minggu) pada saat makan siang maupun makan malam. Dalam menu ini, tamu akan dimanjakan dengan 100 item dimsum yang diracik khusus oleh chef andalan Hotel Horison Lampung.
"Sebenarnya di kita sudah ada menu dimsum tapi selama ini disediakan secara ala carte. Kali ini baru dibuat all you can eat dengan 100 item dimsum. Kita mencoba hadirkan dengan konsep lain, dan ada beberapa item baru yang dihadirkan," jelasnya bersama Executive Chef Hotel Horison Lampung Maman, Minggu (16/7) malam.
Beberapa contoh itemnya adalah sarang burung, pie ayam, pie seafood dan masih banyak yang lainnya. Beberapa bahan dari dimsum, ada juga yang didatangkan secara impor. Meski begitu, sudah dilakukan riset sehingga citarasanya sesuai dengan selera masyarakat di Lampung.
"Dimsum di Lampung lumayan banyak penggemarnya. Jadi, ini adalah satu pasar baru sehingga kita coba tampilkan dengan sedikit berbeda, supaya nanti juga bisa ciri tersendiri di Lampung," imbuhnya