Terungkap! Ternyata Yang Gerogoti Kaki Bocah Ini Suka Santap Bangkai Ikan

Terlihat seperti luka-luka akibat peperangan... Seperti akibat suatu serangan granat. Penuh berlumur darah

Editor: Safruddin
The New York Times
Remaja Australia yang kakinya berdarah-darah karena digerogoti kutu laut alias amphipod. 

Amphipod umumnya menyantap bangkai hewan laut, seperti ikan dan kepiting. Mereka sendiri adalah santapan hewan laut lainnya yang lebih besar.

"Jika tidak ada mereka, laut akan penuh dengan bangkai ikan dan bangkai burung," ujar Dr Genefor
Walker-Smith kepada Australian Broadcasting Corp.

Dr Thomson mengatakan isopod biasanya menyantap bangkai ikan dan cacing laut.
Baik amphipod maupun isopod aktif pada malam hari.

Mengapa serangan terjadi?

Serangan itu amat mungkin terjadi karena gabungan beberapa faktor, termasuk waktu ketika insiden berlangsung dan air dingin yang membuat kulit Sam agak kebal.

Remaja itu mengaku baru merasakan sakit seperti ditusuk-tusuk jarum setelah 30 menit berendam.
Akademisi dari Monash University, Richard Reina, mengatakan kasus yang menimpa Sam tidak biasanya terjadi.

"Potensi Anda mengalami cedera seperti Sam hanya ketika Anda digigit ratusan hingga ribuan makhluk tersebut," kata Reina kepada BBC.

"Kecuali Anda kebal, (biasanya) Anda langsung sadar dan keluar dari air sebelum itu terjadi," lanjutnya.
Dr Walker-Smith menduga Sam mengganggu makhluk-makhluk itu saat mereka sedang makan atau berkegiatan.

Jenis kutu laut
Kutu laut

Mengapa pendarahan terjadi terus-menerus?

Sam dan keluarganya perlu waktu lama untuk menghentikan pendarahan. Bahkan, pada Senin (07/08) atau dua hari setelah kejadian, darah masih menetes.

Reina mengatakan hal itu mungkin terjadi karena Sam mengalami kerusakan pada bagian dalam tubuhnya akibat gigitan kecil para hewan. Dia mengibaratkan kejadian yang menimpa Sam dengan gigtan nyamuk atau kutu.(*)

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved