Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Sate Padang Pariaman Naja Bumbu Rempahnya Nendang di Lidah
Potongan ketupat yang tersembunyi di balik siraman kuah sate, dan semerbak wangi bawang goreng semakin membangkitkan selera.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aroma khas dari kunyit dan sereh memberi kesan pertama yang menggoda. Irisan daging dan lidah sapi yang diselimuti kuah kental kekuningan seakan merayu untuk segera disantap.
Potongan ketupat yang tersembunyi di balik siraman kuah sate dan semerbak wangi bawang goreng semakin membangkitkan selera. Inilah kira-kira yang terjadi saat seporsi sate Padang terhidang di depan hidung kita.
Satu di antara olahan sate Padang yang cukup terkenal di Bandar Lampung adalah Sate padang pariaman Naja. Sate ini mangkal di Jalan P tirtayasa Sukabumi, tepatnya di sebrang mini market Surya
Warung Sate Padang Pariaman Naja mudah dikenali dari spanduk Kuningnya yang mencetak tulisan berukuran besar “sate padang pariaman naja”.
Di dalamnya selain gerobak sate, tersedia beberapa meja dan bangku panjang yang muat hingga 10 orang.
Satenya betul-betul mantap, pengunjung bisa memilih sate daging atau campur dengan jeroan (lidah sapi) dan dijamin tidak alot, dari segi rasa, olahan Sate Pak Datuk ini tidak perlu diragukan lagi, aroma khas dari kunyit dan sereh memberi kesan pertama yang menggoda.
"Warung sate padang kami sudah ada sejak 10 tahun lalu yang berdiri sejak 2007 silam " ujar anton Pemilik warung sate Padang pariaman naja.
Irisan daging sapi yang diselimuti kuah kental kekuningan seakan merayu untuk segera disantap.
Potongan ketupat yang tersembunyi di balik siraman kuah sate, dan semerbak wangi bawang goreng semakin membangkitkan selera.
Inilah kira-kira yang terjadi saat seporsi sate Padang terhidang di depan hidung Anda.
Kekhasan sate padang ini adalah penggunaan daging sapi sebagai bahan dasarnya.
Ciri khas lain dari sate padang adalah kuah bumbunya yang terdiri dari racikan bawang putih, bawang merah, cabai merah, jahe, kunyit, sereh, dan bumbu-bumbu lainnya, kemudian bumbu tersebut dimasak bersama kaldu sapi, kemudian dikentalkan dengan tepung beras.
Dari rempah-rempah tersebut, sensasi panas di kerongkongan muncul, badan pun menjadi hangat, tak jarang membuat keringat bercucuran dan hidung meler, jika ingin menambahkan tekstur renyah, Anda dapat menaburkan keripik balado khas minang.
Sebenarnya, terdapat sedikit perbedaan antara sate dari Padang Pariaman dan Padang Panjang. Sate Padang Pariaman memiliki warna kuah yang cenderung merah karena dominannya unsur cabai di dalam bumbunya.
Sate Padang Panjang memiliki warna lebih kekuningan dari kunyit yang dominan dalam racikan bumbunya. Sedangkan, sate Padang Kota merupakan peralihan antara kedua daerah tersebut, warna kuahnya cenderung lebih kecokelatan.
Bagi Anda yang penasaran mencicipinya, Sate padang Pariaman naja dihargai 17 ribu per porsinya, disantap bersama kuah yang hangat, rasanya lezat dan cukup mengenyangkan, sedangkan jam operasionalnya, Sate padang pariaman naja dibuka setiap hari pada pukul 11.00 - 22.00 WIB.