Geger Pembunuhan di Tanggamus, Anak Beginikan Leher Ibu Kandungnya
Di TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa golok sepanjang 30 centimeter dan bukti lainnya.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: taryono
KOTA AGUNG, TRIBUN - Masyarakat Dusun Batu Peti, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, Tanggamus, dihebohkan peristiwa sadis pembunuhan ibu kandung.
Tersangka Yudi (23), warga setempat, tega menghabisi nyawa ibunya, Siti Aminah (60), hanya gara-gara permintaannya untuk dibelikan motor tak kunjung dipenuhi.
Siti sebenarnya bersedia memenuhi permintaan putranya yang menginginkan motor baru.
Namun, permintaan itu baru ia sanggupi pada pada tahun depan.
Sementara Yudi memaksakan kehendaknya untuk segera dibelikan motor baru.
Kapolsek Limau, Inspektur Satu Rukmanizar, mengatakan, Yudi ditangkap pada Jumat (8/9) malam, tak lama setelah ia melakukan perbuatan sadis tersebut.
"Setelah menerima informasi, kami mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Pelaku sudah diamankan warga, kemudian langsung dibawa ke Polsek Limau," kata Rukmanizar, Sabtu (9/9).
Di TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa golok sepanjang 30 centimeter dan bukti lainnya.
Rukmanizar mengatakan, penyidik juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mendatangkan tim medis untuk visum.
Rukmanizar mengungkapkan, terbongkarnya kasus ini bermula saat Rahmat Suseno (18), warga Dusun Batu Peti, bertemu dengan tersangka.
Saat itu tangan Yudi berlumuran darah. Yudi sempat mengajak Rahmat ke lokasi tertentu, namun ditolak.
Rahmat yang merasa curiga akhirnya mendatangi rumah Yudi.
Ia sontak kaget setelah melihat Siti Aminah tergeletak dengan luka leher bekas gorokan.
Rahmat langsung memberitahukan temannya, Mitro (20), lantas diteruskan warga lain sampai akhirnya dilaporkan ke Polsek Limau.
Petugas langsung bergerak cepat dengan meringkus Yudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-pisau_20160726_084539.jpg)