Korban Duel Ala Gladiator Sempat Kejang-kejang dan Matanya Berwarna Aneh
Para pelajar pelaku pertarungan ala Gladiator mengira bahwa korban Hilarius Christian Event Raharjo mengalami kesurupan
Di gazebo itu para pelaku tarung Gladiator baik tersangka dan saksi masih mengira korban kerasukan roh jahat.
Mereka mengambil kalung jenis rosario dari salah satu peserta dan menempelkan liontin kalung rosario berupa salib ke dahi korban Hilarius Christian Event Raharjo.
Tak lama kemudian karena kondisi korban tak mengalami perubahan, mereka segera membawa korban ke RS Azra dengan sepeda motor.
Korban didudukkan di tengah, sementara satu saksi mengemrdikan sepeda motor, sedang saksi lainnya menahan korban di boncengan belakang.
Baca: Ini yang Terjadi Saat Kepala Baim Tertukar dengan Artika Sari Devi
Seusai melakukan adegan rekonstruksi, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Achmad Choerudin, memberikan penjelasan kepada media.
Dia menyampaikan bahwa terkait kasus 'Gladiator" ini telah dilakukan 14 adegan rekonstruksi.
Menurutnya korban meninggal setelah dipukul bagian perutnya. Saat berada di atas sepeda motor, korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
Kronologi pertarungan
Dalam rekonstruksi itu tampak pertarungan ala gladiator berlangsung di bagian belakang taman.
Lahan serupa separuh bundaran beralas konblok ini terletak di bagian belakang Taman Palupuh.
Letaknya lebih rendah daripada bagian depan taman yang diisi dengan lapangan basket dan gazebo.
Di lahan itulah lima pasang petarung berhadapan sambil berbaris berjajar. Setelah diberi aba-aba untuk bertarung oleh wasit, pasangan petarung ini saling menyerang.
Korban dan lawannya bertarung di pelataran rumput.
Dalam foto terlampir keduanya bergelut di dekat pohon di sisi kiri foto. Sementara empat pasang petarung lainnya bertarung di tempat yang terpisah namun berada di kawasan itu juga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/foto-19-saksi-ms-memeriksa-korban_20170926_121254.jpg)