Headline Koran Tribun Lampung
VIDEO CONTENT - Ibunda Histeris Lepas Jenazah Dhea
Isnaini tak kuasa menahan air matanya saaat melepas sang putri. Ia pun menangis histeris dan terlihat lemas
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Air mata duka mewarnai pemakaman Dhea Rahma Amanda, calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) yang meninggal saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar). Ibunda Dhea, Isnaini, pun histeris saat jenazah putrinya diturunkan ke liang lahat.
Dhea dimakamkan di pemakaman Jambat Bungai, Jl ZA Pagar Alam, depan kampus UBL, Senin (2/10) siang. Musik gugur bunga mengiringi jenazah Dhea saat dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Isnaini tak kuasa menahan air matanya saaat melepas sang putri. Ia pun menangis histeris dan terlihat lemas saat jenazah Dhea dimasukkan ke dalam tanah.
Putri keduanya, Amalia, berusaha menghibur Isnaini dengan memeluknya. "Bunda sabar bunda, nyebut nyebut," serunya, Senin siang.
Dhea meninggal pada Minggu (1/10) pagi, saat mengikuti Pendidikan Dasar Mental Disiplin Praja (Diksarmendispra) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.
Dhea sempat ikut latihan fisik dengan berlari memutari lapangan. Tapi, saat berbaris di apel pagi, tiba-tiba Dhea terjatuh. Walaupun tim medis cepat memberi pertolongan dan membawa ke RS Bhayangkara, nyawa Dhea tidak tertolong.
Baca selengkapnya di Koran Tribun Lampung edisi Selasa 3 Oktober 2017