Bandar Narkoba Taubat

Para Bandar Narkoba Tegineneng yang Taubat Statusnya Diputihkan, Lho Kok Bisa?

Sebanyak 17 warga Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, mendapatkan pengawasan khusus dari Polda Lampung dan Polres Pesawaran

Para Bandar Narkoba Tegineneng yang Taubat Statusnya Diputihkan, Lho Kok Bisa?
Tribunlampung.co.id/Muhamad Heriza
Warga yang menghadiri proses taubat para pengedar dan bandar narkoba di wilayah Tegineneng, Pesawaran, Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TEGINENENG – Sebanyak 17 warga Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, mendapatkan pengawasan khusus dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dan Polres Pesawaran.

Ketujuhbelas orang itu merupakan orang terduga bandar dan pengedar narkoba yang menandatangani surat perjanjian di hadapan aparat kepolisian.

Menurut Kapolres Pesawaran Ajun Komisaris Besar M Syarhan, 17 warga yang telah membuat surat pernyataan tidak akan lagi mengedarkan narkoba itu, akan menjadi perhatian polisi.

“Nanti ada petugas khusus dari kepolisian yang ditugaskan untuk memonitoring aktivitas dan mengawasi mereka. Minimal polisi akan selalu menyambangi di desa tempat tinggal mereka,” ujar Syarhan Kamis, 19 Oktober 2017.

Syarhan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya kepolisian untuk melakukan pemutihan status mereka yang selama ini dikenal sebagai bandar maupun pengedar narkoba.  

Dari 17 warga Tegineneng tersebut, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu mengaku sebagian adalah target operasi (TO) polisi selama ini.

“Karena polisi melihat ada itikad baik, sehingga status bandar atau pengedar narkoba yang ada diri mereka, akan dilakukan pemutihan,” ungkapnya seraya mewanti-wanti polisi akan bertindak tegas jika mereka masih bermain lagi.

Syarhan menambahkan, langkah preventif ini tidak akan berhenti sampai disini saja.

Polisi akan terus melakukan pendekatan ke desa-desa lainnya, yang disinyalir ada bandar ataupun pengedar narkobanya.

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved