Sakit Hati Ditilang, Pria Ini Matikan Aliran Air Bersih ke Rumah Kapolres

Unit Pelayanan Teknis Air Bersih mengamankan warga yang sengaja merusak sistem pengairan di Kota Sukadana, Kayong Utara, Selasa, 17 Oktober 2017

Editor: wakos reza gautama
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Dokumentasi unit pengolahan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui Unit Pelayanan Teknis Air Bersih mengamankan warga yang sengaja merusak sistem pengairan di Kota Sukadana, Kayong Utara, Selasa, 17 Oktober 2017.

 Akibat ulah warga tersebut, selama satu minggu air tidak mengalir di Sukadana.

Hal ini diungkapkan Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan, ST, yang mewakili Kepala Bidang Cipta Karya, Gunawan, ST.

Pihak UPT Air Bersih mendapat laporan dari masyarakat, bahwa air sudah tidak mengalir selama seminggu.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung mengecek ke lapangan guna mencari sebab. Pada saat kami menuju lokasi sumber air, kami menangkap basah oknum masyarakat yang sedang mematikan aliran air," terang Galih saat ditemui di kantornya.

Dari temuan tersebut, lanjut Galih, dirinya berkoordinasi dengan pihak Polres Kayong Utara untuk melakukan pengusutan lebih lanjut.

Bersama Kepolisian pihak UPT Air Bersih Kayong Utara, langsung melakukan pemanggilan kepada oknum masyarakat tersebut, yang ternyata juga merupakan Pegawai Kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum.

"Akhirnya oknum tersebut dimintai keterangannya oleh pihak Polres Kayong Utara. Dari hasil pemeriksaan awal dirinya mengakui memang sengaja melakukan hal tersebut, karena kesal kendaraan bermotor roda duanya ditilang polisi,"sambung Galih.

Akibat ulah oknum tersebut, mengakibatkan Asrama Kepolisian tidak mengalir, termasuk rumah Dinas Kapolres Kayong Utara.

"Jadi oknum ini kesal, karena motornya kena tilang polisi. Akhirnya dia matikan air yang mengalir ke asrama polisi, juga rumah Dinas Polres," kata Galih.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved