Faktor Ini Bikin Petani Untung Meski Harga Jagung Turun

"Memang jika dibandingkan awal musim panen ada penurunan harga. Awal musim harga sempat menyentuh Rp. 4.000 ribu perkilogram,"

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Tribun Lampung / Dedi
Ilustrasi - Petani jagung di Bakauheni, Lampung Selatan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Meski saat ini harga jagung turun menjadi Rp. 3.400 perkilogram. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Lampung Selatan Rini Ariasih melihat harga tersebut masih memberikan keutungan bagi petani. Pasalnya harga tersebut masih diatas HPP jagung.

"Memang jika dibandingkan awal musim panen ada penurunan harga. Awal musim harga sempat menyentuh Rp. 4.000 ribu perkilogram," ungkapnya kepada tribun, Senin (23/10).

Menurut dirinya adanya penurunan harga saat musim sangat wajar. Apalagi banyak faktor yang mempengaruhi harga jagung.

Pada musim tanam kemarin, ada peningkatan luas tanam. Tahun ini luas tanam mencapai 130 ribu hektar. Sementara tahun lalu 118 ribu hektar. Peningkatan ini dalam upaya meningkatkan produksi jagung. (Dedi/tribunlampung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved