Ini Penyebab Patrice Evra Berikan Tendangan 'Kung Fu' ke Wajah Suporternya Sendiri

Chant para suporter di pinggir lapangan diduga menyulut kemarahan Patrice Evra.

Tayang:
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
Twitter/@SemperFiUtd
Patrice Evra menendang wajah suporter sendiri sebelum laga Vitoria vs Marseille, Jumat dini hari (3/11/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ingat legenda Manchester United Eric Cantona?

Pemain berkebangsaan Prancis ini dikenal sebagai pemain bertempramen tinggi.

Mudah tersulut emosi di lapangan.

Bahkan kaki dapat melayang ke kepala.

Baca: Menyelinap Lewat Pintu Rahasia Mantan Istri, Masuk Kamar Lakukan Ini. Ketahuan Karena Gagap Bicara

Tahun 1995, di Stadion Selhurst Park, dalam pertandingan melawan tuan rumah Crystal Palace, Eric Cantona melayangkan tendangan ke pendukung Crystal Palace.

Tendangan Kung Fu, demikian media menyebut gaya tendangan Cantona yang menyerupai gaya bela diri asal Tiongkok.

Baca: Gadis yang Sering Ganti Pacar Hamil, Dokter Kaget Saat Lihat Kondisi Bayinya

Dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (3/11/2017), Eric Cantona mendapat sanksi larangan bermain selama delapan bulan.

Baru-baru ini, tendangan serupa diperagakan lagi oleh Patrice Evra.

Dilansir dari Espn.com, Jumat (3/11/2017), aksi itu dilakukannya jelang pertandingan Liga Eropa Vitoria Guimares melawan Marseille di Stadion Afonso Henriques, Portugal, Jumat dinihari tadi (3/11/2017).

Baca: Lagi Begituan di Kamar Kos, Mendadak HP Si Wanita Berdering, Terbongkarlah Sosok Pria Ini

Usut punya usut, mantan pemain Manchester United ini bersama rekan-rekan setimnya saat itu tengah melakukan pemasanasan.

Para suporter Marseille ikut meramaikan dengan chant mereka di pinggir lapangan.

Tiba-tiba Patrice Evra berang.

Pemain berusia 36 tahun itupun langsung berlari menghampiri dan menendang tepat ke wajah seorang suporter.

Diduga, dia merasa direndahkan lewat chant para suporter.

Baca: Untuk Masalah Ini Ahok Jauh Lebih Berani dan Kstaria Dibanding Anies-Sandi

Wasit langsung memberi kartu merah kepadanya meskipun pertandingan belum dimulai.

"Dia bukan pendukung Marseille, karena Anda tidak mungkin menghina pemain sendiri, Anda harus berada di belakang semua orang," kata Rudi Garcia, pelatih Marseille dikutip L'Equipe dari Bein sports.

Klub asal Prancis ini mengecam tindakan Evra, juga suporter mereka yang memberi provokasi.

Dan Marseille pun terpukul kembali karena pertandingan dini hari tadi, mereka kalah 1-0 dari Vitoria de Gumaraes.

Baca: Heboh Video Murid SD Duel dengan Pelajar SMA, Endingnya Nggak Disangka-sangka

(Tribunnews/Efrem Limsan Siregar)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved