PMI Lampung Luncurkan Aplikasi Donorku, Ini Keistimewaannya

PMI Lampung Luncurkan Aplikasi Donorku di Hotel Emersia, Rabu, 15 November 2017, Ini Keistimewaannya

Penulis: Yoga Noldy Perdana | Editor: wakos reza gautama
Tribunlampung.co.id/Yoga Noldy Perdana
PMI Lampung launching aplikasi Donorku di Hotel Emersia, Rabu, 15 November 2017 

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung meluncurkan aplikasi Donorku di Hotel Emersia, Rabu, 15 November 2017.

PMI Lampung adalah yang pertama di Indonesia, menerapkan aplikasi sistem informasi mengenai donor darah berbasis android.

Baca: Pamer Foto Cantik dan Seksi, Nafa Urbach Disebut Netizen Menggodah Iman

Jifry Saputra, IT UTD PMI Provinsi Lampung mengatakan, Aplikasi Donorku merupakan cara untuk menjembatani para pendonor PMI dengan PMI.

Di dalam aplikasi Donorku terdapat beberapa informasi yang bisa didapat seperti bagi para pendonor bisa mengetahui sejarah donor, ketersediaan stok darah, dan informasi fasilitas umum lainnya mengenai PMI Lampung.

Cara mengaktifkan aplikasi Donorku ini ialah cukup mengunduhnya di playstore. Untuk mendaftar ialah mereka yang setidaknya sudah pernah mendonorkan darahnya di UTD PMI Lampung.

"Karena ketika sudah mendonorkan darah itu mendapatkan ID Donor dan SMS, nah ID yang sudah didapat tersebut bisa dimasukan di aplikasi Donorku tersebut,”ujarnya.

Aplikasi Donorku tersebut sudah ada sejak tahun 2013 pada versi pertamanya dan memasuki tahun 2017 ini sudah masuk kepada versi ketiganya.

Baca: Wanita Yatim Piatu Dituduh Mesum Diarak Warga tanpa Busana, Simak Kondisinya Terkini

Perbedaannya ialah, pada versi pertamanya hanya berisi info-info mengenai stok darah dan info donor, lalu untuk versi terbaru ini ditambahkan dengan adanya informasi pasien, registrasi bagi pendonor, info stok darah yang lebih detail  seperti produk darah dan golongan darah.

Cara kerja aplikasi Donorku ini misalnya ada keluarga pasien yang datang ke PMI membutuhkan darah namun stok darah sedang kosong.

Si pasien bisa memasukan data dirinya di aplikasi tersebut seperti dirawat di rumah sakit mana, golongan darahnya apa, membutuhkan berapa kantung darah, nomor kontaknya. 

"Dari situ sistemnya akan mengirimkan notifikasi ke pendonor, dan sistemnya akan berjalan sebanyak 5 menit sekali,” ujar Jifry.

Di lima menit pertama, pendonor yang mendapat notifikasi itu ialah yang berada di 5 kilometer terdekat dari PMI.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved