Dibocorkan Teman Satu Selnya, Ternyata Begini Kelakuan Setya Novanto di Dalam Penjara

Dibocorkan Teman Satu Selnya, Ternyata Begini Kelakuan Setya Novanto di Dalam Penjara

Tayang:
Setya Novanto ditahan | Kompas.com 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan karpsi pengadaan KTP elektronik.

Novanto yang berstatus sebagai tahanan ini tahanan ini dijemput dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena dirawat akibat kecelakaan yang terjadi padanya.

 

Baca: Shafa Aliya Posting Foto Menohok Jennifer Dunn dengan Muka Mengerikan Begini

Novanto ini dipindahkan dari RSCM ke gedung KPK dan langsung ditahan di rutan baru KPK pada Senin (20/11/2017) dini hari.

Baca: Adam Fabumi Meninggal Sambil Tersenyum - Fakta-fakta Tentang Bayi Penderita Trisomy 13

Nah, Dalam tahanan Setya Novanto ini ditempatkan bersama Rochmadi Saptogiri.

Rochmadi menceritakan, sebelumnya dirinya sempat melihat pemberitaan di televisi di dalam rutan bahwa Novanto akan ditempatkan di Rutan KPK

Namun, ia tak menduga Novanto bakal satu sel dengan dirinya.

Baca: Polisi Kehabisan Peluru, Massa Mengepung lalu Rebut Buronan yang Ditangkap Aparat

"Ya saya tahu, kan ada di running text di tv," ujarnya.

Rochmadi menambahkan, selain dirinya dan Novanto, Sujendi Tarsono alias Ayen, juga berada di dalam sel yang sama.

Ayen merupakan pengusaha asal Medan yang menjadi tersangka atas kasus suap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen.

Rochmadi menceritakan, ia belum sempat banyak berbincang dengan Novanto pada malam awal kedatangan Ketua DPR itu. "Ya saya say hello, kan saya belum kenal, kenalan lah," ujarnya.

Pada malam itu, Rochmadi coba melanjutkan istirahatnya selepas sedikit berbincang dengan Novanto. Namun, ia masih mendapati Novanto belum bisa memejamkan matanya.

Menurut Rochmadi, memang Novanto kesulitan tidur pada malam pertama dan kedua dia tinggal di dalam tahanan.

"'Kan hampir semuanya begitu. Saya aja tiga hari enggak tidur, hehehe..," aku Rochmadi diikuti tawanya.

Ia menduga Novanto sulit tidur pada malam-malam awal penahanan karena kaget dengan kondisi dirinya yang saat ini berada di dalam tahanan.

Meski begitu, menurutnya hal itu wajar dan manusiawi terjadi pada seorang tahanan baru.

Lantas, Rochmadi sebagai sesama tahanan berupaya memberikan dukungan kepada Novanto.

"Saya bilang, yah harus sabar. Enggak, bukan saya menasihati. Mana berani saya begitu," aku Rochmadi.

Meski sulit tidur di malam hari, lanjut Rochmadi, terkadang Novanto juga mudah mengantuk dan tertidur pada siang hari.

"Yah seperti panjenangan lihat lah," katanya.

Rochmadi juga menambahkan bahwa Novanto terlihat masih kurang sehat dan lemas saat berada di dalam sel. "Yah seperti panjenengan (Anda) lihat, yah seperti itu. Ya (masih lemas)," ujarnya.

Ia menceritakan, Novanto lebih banyak beristirahat di dalam sel. Meski begitu, Novanto sudah bisa berbaur dengan tahanan pria lainnya. Bahkan, Novanto ikut salat berjemaah di ruang bersama tahanan.

"Kegiatannya salat, ahlamdulillah beliau (Novanto) salat. Kita selalu jemaah. Kalau Pak Ayen enggak lah. Pak Ayen aja yang enggak salat, kalau yang lainnya kita jemaah," ungkapnya.

Ia menambahkan, Novanto terbilang orang yang ramah dengan para tahanan lainnya meski berlatar belakang sebagai Ketua DPR RI dan ketua umum partai besar. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved