Kisah Bocah yang Menua 8 Kali Lebih Cepat, Begini Kondisinya Sekarang

Lucy Parke, bocah asal Irlandia Utara, memiliki kelainan yang membuatnya menua 8 kali lebih cepat daripada teman-teman seusianya.

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti | Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Mirror
Lucy Parke 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Seorang gadis kecil menjadi unik karena kondisi langka yang dideritanya.

Lucy Parke, bocah asal Irlandia Utara, memiliki kelainan yang membuatnya menua 8 kali lebih cepat daripada teman-teman seusianya.

Dilansir dari Daily Mirror, Selasa (2/1/2018), Lucy didiagnosa menderita Hutchinson Gilford Progeria Syndrome, atau yang lebih dikenal dengan nama Progeria, segera setelah ia lahir.

Kondisi genetik yang langka ini diderita oleh satu dari empat juta kelahiran.

Sindrom ini menunjukkan gejala penuaan sejak usia dini.

Lucy Parke
Lucy Parke (Mirror)

Baca: Aplikasi WhatsApp Sudah Tidak Berlaku Lagi di Beberapa Merek Ponsel Ini, Milikmu Termasuk Nggak?

Lucy yang memiliki kondisi tubuh lemah, dinyatakan meninggal saat ia berusia 8 tahun pada Senin (1/1/2018).

Kepergian Lucy ini sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarganya.

Ibu Lucy, Stephanie, menuliskan sebuah pesan di Facebook untuk memberi tahukan kepergian putri tercintanya.

"Kami telah kehilangan Lucy yang berharga. Meski tubuhnya lemah, dia memiliki hati yang kuat.

Kecintaannya terhadap hidup dan senyumannya yang indah membuat kami bangga menjadi orangtuanya.

Hanya foto, video, dan kenangan yang tersisa. Tapi, hidupmu tidak sia-sia. Kami tahu kamu berada di surga bersama Tuhan.

Kami sangat bersyukur atas semua yang kamu ajarkan. Juga pelukan, tawa, dan senyuman yang kamu berikan.

Delapan tahun bersamamu sungguh menakjubkan. Terima kasih, Tuhan.

Lucy Parke
Lucy Parke (Mirror)

Baca: Mengerikan, Ramalan Soal Malapetaka Dahsyat yang Terjadi di Tahun 2018

Baca: Ciee Dulu Malu-malu, Pasangan Artis Ini Kini Tak Lagi Sungkan

Kami akan merindukanmu setiap hari. Ayah, Ibu, Jake, Jenny, dan Ben."

Sampai saat ini, belum ada obat untuk Progeria.

Para dokter dan peneliti di seluruh dunia masih terus berupaya mengembangkan cara baru untuk merawat pasien pengidap Progeria.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved