Ada Tiga Rahasia Umur Panjang
Para peneliti telah menemukan tiga hal yang bisa membantu kita hidup lebih lama. Apa sajakah itu?
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Para peneliti telah menemukan tiga hal yang bisa membantu kita hidup lebih lama. Apa sajakah itu?
Jika Anda ingin hidup lebih lama, misalnya sampai usia 100 tahun, sebaiknya berhenti merokok. Kemudian, jagalah kadar kolesterol agar tetap rendah. Selanjutnya, jangan minum kopi lebih dari empat gelas dalam sehari.
Tiga hal itu merupakan tips dari para peneliti yang menganalisis data 855 pria di Swedia. Sembilan orang di antaranya sudah merayakan ulang tahunnya yang ke-100.
Para peneliti dari University of Gothenburg melakukan survei pada partisipan saat mereka berusia 54, 60, 65, 75, 80, dan 100 tahun. Dari situ, para peneliti bisa melihat faktor-faktor apa saja yang bisa membuat mereka panjang umur.
Dr. Lars Wilhelmsen, yang terlibat pada studi ini lebih dari 50 tahun, mengungkap bahwa desain studi yang unik tersebut memungkinkan untuk mengetahui faktor seseorang bertahan lebih dari usia 50 tahun.
“Rekomendasi kami kepada orang-orang yang ingin menjadi centenarians (berumur lebih dari 100 tahun) adalah jangan merokok, mengatur kadar kolesterol, dan membatasi empat gelas kopi per hari,” paparnya.
Studi yang dipublikasikan pada Scandinavian Cardiovascular Journal ini menemukan fakta bahwa 27 persen partisipan berhasil hidup hingga usia 80 tahun. Dan, 13 persen mencapai 90 tahun.
Dari semua kematian yang terjadi pada usia 80 tahun, 42 persennya disebabkan oleh penyakit jantung, 20 persen infeksi, 8 persen stroke dan kanker, 6 persen pneumonia, dan 16 persen disebabkan penyakit lainnya.
Dr. Wilhelmsen menambahkan, faktor genetis ibu juga berperan dalam usia panjang partisipan tersebut. Meskipun tidak sebesar tiga hal terkait gaya hidup tadi.
Ada dua partisipan yang berusia lebih dari 100 tahun, yang keluar dari penelitian ini karena demensia dan alasan personal.
Dari tujuh orang yang tersisa, dua orang di antaranya tinggal di rumah dan lima orang dirawat dengan tenaga bantuan. Mereka semua tidak ada yang merokok, juga memiliki kognisi temporal dan spasial yang baik (mampu mengenali ruang dan waktu).
Meskipun secara umum mereka sudah sulit berjalan, tetapi orang-orang berusia 100 tahun ini memiliki postur tubuh yang langsing dan ideal.
“Biasanya kami melakukan survei di rumah sakit. Namun, kami mengunjungi tujuh centenarians itu di rumah. Mereka semua sangat sehat, senang dengan kondisinya, dan bahagia tinggal di tempatnya saat ini,” kata dr. Wilhelmsen.
(Gita Laras Widyaningrum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/usia-lanjut_20180104_214636.jpg)