Gara-gara Hoaks yang Membangun, Djoko Setiadi Dua Kali Minta Maaf dan Akhirnya Bilang Begini
Tentu hoaks ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa indonesia.
Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
"Kalau menjatuhkan pemerintah, ujaran tidak baik, itu yang kita larang, kita redam. Kalau hoaks yang sifatnya positif, yang mengkritik, itu saya rasa tidak apa-apa," kata Djoko.
Namun, saat dihubungi kembali pada Rabu malam, akhirnya Djoko meminta maaf.
Ia mengaku melontarkan pernyataan soal hoaks yang membangun hanya untuk mengetes reaksi publik.
"Itu hanya sebuah gaya, saya ingin mengetahui kepekaan kawan-kawan terhadap kalimat ini. Ternyata pekanya luar biasa, saya bangga. Tapi tanggapannya terlalu serius," kata Djoko.
Djoko merasa pancingannya berhasil karena pernyataannya mendapat tanggapan luas dari masyarakat.
"Hikmahnya, ini sebuah sosialisasi kepada publik bahwa hari ini ada pelantikan Kepala Badan Siber. Kalau memang sudah sedemikian jauh, saya sebagai manusia harus minta maaf," ucap Djoko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/djoko-setiadi_20180104_091108.jpg)