Ngeri, Ternyata Hidupnya Begini! Pantas Saja Brigadir Jumadi Rampok Uang Bank Rp 10 Miliar
Dia menjadi otak perampokan uang Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar. Ngeri, ternyata hidupnya begini!
Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aksi nekat seorang polisi berpangkat brigadir yang menggarong uang tunai milik Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar membuat geger jajaran Polri.
Nama institusi kepolisian tercoreng akibat salah satu oknum polisi bernama Brigadir Jumadi.
Dia menjadi otak perampokan uang Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar pada Kamis (4/1/2018).
Uang itu tadinya akan digunakan untuk operasional ATM di Tabalong, Kalimantan Selatan.
Dia melancarkan aksinya tersebut dengan warga sipil yaitu Yongky Susanto alias Jawa.
Nah, berikut 5 fakta tentang Brigadir Jumadi:
Baca: Ahmad Dhani Bilang Video Hot Al Ghazali dan Alyssa Bagus, Bandingkan dengan Ariel
Baca: Aurel Memetik Celaka Gara-gara Posting Foto Seksi KD dan Dirinya
Baca: Masih Ingat Polisi Muda Umbar Tembakan dan Lukai Karyawati Cantik? Endingnya Jadi Begini
1. Kronologi perampokan

Dilansir dari Trinbunnews.com, awalnya sekitar pukul 06.30 WITA, sopir bank mandiri menjemput Jumadi di rumahnya.
Jumadi kemudian menghubungi anggota Polres Tabalong untuk meminjam senjata api.
Hal itu dilakukan karena dirinya akan mengawal petugas bank untuk mengambil uang di Kantor Bank Mandiri Cabang Banjarmasin.
Sesampainya di bank, Sopir dan ada salah satu karyawan kemudian mengambil uang dengan total Rp 100.000 senilai Rp 6 miliar, rincian Rp 50.000 senilai Rp 4 miliar, serta pecahan 100 dollar AS senilai 25.000 dollar AS.
Nah, saat diperjalanan menuju Tabalong Jumadi ini melakukan aksi tersebut dengan rekannya.
Jumadi meminta sopir untuk mengantarnya dulu ke Polsek Martapura Kota untuk mengambil sesuatu.
Sebelum sampai di Polsek tersebut, Jumadi dan rekannya mengancam kedua korban.
Sopir dan karyawan diborgol serta mata dan mulutnya ditutup lakban.
Keduanya kemudian dibuang ke suatu tempat daerah Gambut, dan ditolong masyarakat yang lewat lalu menghubungi pihak bank area Banjarmasin.
2. Pasti dipecat

Perbuatan Jumadi ini akan berdampak pada karirnya di kepolisian.
Pasalnya Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rachmat Mulyana telah memastikan pemecatan Jumadi ini.
3. Tiga kali langgar disiplin
Selain menjadi otak perampokan dengan jumlah yang fantastis ini.
Ternyata Jumadi telah melakukan pelanggaran disiplin sebanyak tiga kali.
Jumadi dikabarkan telah menelantarkan keluarga.
Selain itu dia juga menggunakan narkoba dan meningglkan tempat tugas tanpa izin.
4. Gaya hidup yang hedon
Hal yang tak disangka juga diungkapkan oleh Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rachmat Mulyana.
Dia mengatakan bahwa Jumadi memiliki gaya hidup yang hedon.
"Gaya hidupnya hedonis dengan pangkat Brigadir berpenampilan seperti Kapolda," beber Rachmat sambil tersenyum dikutip dari antaranews.com.
5. Detik-detik penangkapan
Brigadir Jumadi ditangkap di sebuah rumah di komplek Perumahan Tama Permai III, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, pada Jumat (5/1/2017) pagi.
Awalnya polisi mendapatkan informasi pelaku bersembunyi di rumah keluarganya.
Polisi kemudian melakukan pengintaian, setelah yakin tim langsung menggerebek rumah itu sekitar pukul 08.20 WITA.
LIHAT VIDEONYA: