Rafflessia Arnoldii, Bunga Ikonik di Baliknya Tersimpan Mitos Mengerikan

Halaman Google hari ini menampilkan doodle berupa tiga bunga Rafflesia Arnoldii berwarna merah dengan berbagai ukuran.

Editor: Safruddin
ist
Bunga Raflessia Arnoldii 

Di Pulau Jawa sendiri hanya tumbuh satu jenis padma parasit, yakni Rafflesia padma.

Rafflesia arnoldii merupakan salah satu puspa langka berukuran besar dengan ukuran diameter sekitar satu meter.

Baca: Inikah Tanda Tanda Agnez Mo Jalin Asmara dengan Chris Brown? Reaksi Netizen Tak Disangka

Hal itu menyebabkan Rafflesia arnoldii disebut sebagai padma raksasa.

Setiap kali ada bunga rafflesia yang mekar di hutan yang dibelah Jalan Raya Bengkulu-Kepahiang itu selalu menarik perhatian wisatawan dan warga yang melintas.

Diperlukan upaya perlindungan habitat rafflesia yang serius dari pemerintah agar bunga terbesar di dunia itu tidak punah.

Bunga Rafflesia arnoldii tumbuh merambat dan tak berdaun sehingga tak mampu melakukan fotosintesis seperti bunga lainnya.

Rafflesia arnoldii disebut bunga bangkai lantaran bunganya dan berbau seperti daging membusuk.

Baca: Istri Zaky Zimah Dikira Jennifer Dunn Gara-gara Tak Lagi Berjilbab

Kelopak bunganya yang merah montok dan dihiasi bintik-bintik putih hanya muncul dari Tetrastigma, tanaman mirip pohon anggur yang menjadi inangnya, saat siap bereproduksi.

Di tempat terbuka, Rafflesia Arnoldii bisa tumbuh dengan diameter satu meter dan mekar beberapa hari.

Bunga Rafflesia arnoldii sendiri bisa banyak ditemukan di Provinsi Bengkulu.

Bunga Rafflesia arnoldii sendiri dijadikan daya tarik wisata di Bengkulu.

Tapi di balik keindahan Rafflesia Arnoldii ternyata juga menyimpan mitos mengerikan.

Masyarakat yang mendiami habitat Rafflesia Arnoldii, menyebut bunga ikonik itu sebagai bunga Bokor Setan.

Bahkan salah satu suku di sana memercayai bunga Rafflessia sebagai bokor sirihnya penunggu hutan, baik itu berupa makhluk mistis maupun hewan buas, seperti harimau. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved