Ustaz Abdul Somad Beberkan Alasannya Dukung Sosok Ini Jadi Presiden RI 2019

Ustaz Abdul Somad Beberkan Alasannya Dukung Sosok Ini Jadi Presiden RI 2019

Penulis: wakos reza gautama | Editor: wakos reza gautama
Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setahun lagi, Indonesia akan melaksanakan pemilihan presiden. Calon-calon baik presiden maupun wakil presiden sudah bermunculan.

Presiden RI Jokowi digadang-gadang akan kembali maju pada pencalonan presiden 2019.

Baca: Kebangetan Banget, Netizen Sebut Undangan Prosesi Siraman Ardina Rasti Mirip Acara Jaipongan!

Beberapa partai politik sudah menyatakan dukungannya terhadap Jokowi.

Begitu juga dengan Prabowo Subianto. Partai Gerindra mengaku siap mengusung mantan Danjen Kopassus itu untuk mengikuti pilpres 2019.

Secara mengejutkan, tiba-tiba muncul satu nama lain. Bukan sembarang orang yang mendukung tokoh satu ini.

Ustaz Abdul Somad menjadi pendukungnya untuk maju menjadi calon presiden. Tokoh tersebut adalah teman ustaz Abdul Somad.

Mereka sama-sama lulusan Universitas Al Azhar, Mesir. Dialah TGH Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

TGH Muhammad Zainul Majdi lebih dikenal dengan nama Tuan Guru Bajang. Tuan Guru Bajang sudah dua periode menjadi Gubernur NTB.

Dukungan Abdul Somad terhadap Tuan Guru Bajang terungkap saat acara Kongkow Kekeluargaan, Keorganisasian, dan Kebangsaan, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia.

abdul somad dan tuan guru bajang
abdul somad dan tuan guru bajang ()

Ustaz Abdul Somad menyatakan siap mendukung Tuan Guru Bajang pada pilpres mendatang di hadapan para lulusan Universitas Al Azhar.

Ustaz Abdul Somad mengatakan, sering diundang masyarakat ke NTB.

"Saya sampaikan ke masyarakat NTB saya tak perlu datang ke NTB karena suara 6 juta itu sudah di tangan. Yang perlu kita datangi itu, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah. Di sana ada 60 juta suara. Jadi kantong-kantong suara ini kita rebut untuk menuju...," kata Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

"Saya berjanji ke Tuan Guru, saya tak datang ke NTB, namun jadwal saya di 2018 sampai hari 'H' mencoblos di 2019, saya akan sampaikan dimana-mana posisi, dimana Tuan Guru yang bisa datang, kita juga mau ke situ. Misalnya, kebetulan jadwal saya di bulan ini di Ambon, Tuan Guru bisa hadir, maka langsung saja. Syukur-syukur pada hari itu, nomor sudah dapat di tangan. apa harus begini, begini," ungkap Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan dan luapan kegembiraan para peserta.

"Coba kawan-kawan bayangkan, kita ini pulang, ke tanah air bisa dikelompokkan. Pertama akademisi di kampus. Yang di kampus paling tidak 1 semester menguasai 10 lokal. Itu sudah berapa suara. Kedua kelompok Sofa Marwa. Satu bulan ada tujuh keberangkatan. Itu berapa yang bisa kita masukkan lewat manasik. Ketiga adalah pegawai. Semua Al Quran yang dicetak melalui mereka. Link link ini kita hidupkan lagi," ujar Abdul Somad.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved