BREAKING NEWS LAMPUNG

Bukan Hanya Truk, Api juga Sambar Gereja

Warga terpaksa memecahkan kaca mobil untuk memindahkan truk-truk tersebut.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribunlampung/hanif
Warga memadamkan api yang menyambar gereja. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Truk Mitsubishi Fuso BE 9759 EO menjadi korban amukan api di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Selasa, 23 Januari 2018.

Berdasar keterangan saksi mata, sebelum api membesar, di sekeliling tempat penimbunan cocofiber (serabut kelapa) itu banyak truk yang sedang parkir.

Ny Sihan (40), saksi mata, menyebutkan, setidaknya ada empat unit truk yang berdempetan terparkir di sebelah tumpukan cocofiber.

Baca: Kebakaran Serabut Kelapa Hanguskan Satu Unit Fuso di Natar

"Nah, keadaan itu langsung kacau. Langsung mobil-mobil dipindahin," ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Sihan mengatakan, para sopir truk tidak berada di lokasi. Warga terpaksa memecahkan kaca mobil untuk memindahkan truk-truk tersebut.

"Beberapa mobil bisa diselamatkan. Tapi, saat sedang mencoba memindahkan truk berisi Chiki (makanan ringan), apinya nyambar," tuturnya.

Baca: Ratusan Juta Rupiah Melayang Buntut Kebakaran TPS Pasar Way Halim

Akibatnya, truk berisi jajanan itu tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.

"Akhirnya mobil isi Chiki ini ikut tebakar. Kasihan, seisi-isinya habis," sebutnya.

Api makin membesar lantaran tumpukan cocofiber sudah memadat, sehingga susah dipadamkan dengan air begitu saja.

Puluhan orang dikerahkan untuk membongkar tumpukan cocofiber yang sudah dikemas dan disiram dengan air.

Sampai saat ini, api belum juga padam. Bahkan, akibat api dari tumpukan cocofiber, sebagian tempat peribadatan Gereja Agape ikut hangus terbakar.

Atap dan genting gereja mulai hangus terbakar. Warga pun turut membantu agar api tidak meludeskan gereja. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved