VIDEO: Idap Cerebral Palsy, Adinda Tak Bisa Bergerak dan Makan
Adinda menderita penyakit cerebral palsy atau penyakit gangguan saraf, ditambah epilepsi, paru-paru, dan tifus.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Kondisi Adinda Pratama (7), warga Dusun Cukuh Betung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, sungguh memprihatinkan. Ia menderita cerebral palsy plus sejumlah penyakit komplikasi lainnya.
Aprida Sari (28), ibu Adinda, mengaku keluarganya sangat membutuhkan bantuan, mulai dari pembebasan iuran BPJS sampai biaya selama menjaga Adinda.
Baca: Viral, Dokter Main Game Mobile Legends Saat Tangani Pasien di ICU
Suaminya, Adias Suryadi, kini tidak bisa bekerja untuk cukup kebutuhan ekonomi. Sebab, jika bekerja, dia tidak bisa turut merawat anak tunggalnya.
"Kami ingin sekali dapat bantuan. Sebab, selama ini juga BPJS masih mandiri bayar tiap bulan. Terus untuk mondar-mandir ke rumah sakit juga tidak ada biaya. Cuma dibantu dari saudara-saudara," ujar Aprida, Jumat, 26 Januari 2016.
Baca: Jika Sedang Apes, Anda Bisa Kejatuhan Kotoran Burung di Pringsewu
Ia mengaku selama ini mereka rutin tiap bulan membawa Adinda ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung. Lantas perawatan biasanya satu bulan di rumah sakit.
Adinda menderita penyakit cerebral palsy atau penyakit gangguan saraf, ditambah epilepsi, paru-paru, dan tifus. Dia sudah menderita berbagai penyakit tersebut sejak usia dua tahun.
Dampak dari berbagai penyakit tersebut Adinda tidak normal dalam pertumbuhannya, mulai dari tidak bisa bergerak, tidak bisa makan, bahkan kini matanya sudah tidak merespons. (*)