Berita Video Tribun Lampung
Obyek Wisata Way Guyuran, Waterboom Alami di Tengah Rimba
Teriakan penuh kegirangan dan menantang adrenalin itu keluar dari mulut pengunjung saat melintasi waterboom alami Way Guyuran
Laporan reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Teriakan penuh kegirangan dan menantang adrenalin itu keluar dari mulut pengunjung saat melintasi arena meluncur waterboom alami Way Guyuran.
Jebyur... Tubuh lelaki itu memecah permukaan air pada sebuah kolam mungil dengan air yang begitu jernih. Kolam itu menjadi titik pemberhentian para pengunjung. Saat tubuh bertumburan dengan permukaan air menciptakan sensasi yang benar-benar tak terlupakan.
Baca: Karena Baju Seragam, Luna Maya Didoakan Segera Begituan dengan Reino Barack
Kamipun pun tak mau kalah, mencoba meluncur dari perosotan batu setinggi 7 meter itu. Namun, satu hal yang unik perosotan batu itu tidak licin dan berlumut. Tubuh kita akan terus didorong oleh air yang mengalir tiada henti dari perosotan itu. Masyarakat setempat mengenalnya dengan Way Guyuran.
Objek wisata Way Guyuran terletak di Desa Jondong, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Waktu tempuh dari Kota Bandar Lampung untuk menuju objek wisata ini sekitar 3 jam perjalanan. Akses untuk sampai di kawasan ini cukup mudah, selain jasa ojek, banyak juga angkot yang melalui kawasan objek wisata ini.
Baca: Edan, Perusahaan Ini Kasih Bonus ke Karyawannya dengan Angka Fantastis, Siap-siap Iri!
Tepat berada di Tugu Selamat Datang di objek wisata Way Guyuran, kita harus melalui jalanan yang di-paving block. Jarak tempuhnya sekitar 2 km. Jika Anda membawa motor itu sangat lebih baik untuk sampai di kawasan objek wisata ini.
Sesampainya di parkiran objek wisata ini kita harus berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 5 menit hingga akhirnya kita benar-benar sampai di objek wisata Way Guyuran.
Objek wisata Way Guyuran terletak di tengah hutan Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. Way Guyuran ibarat waterboom alami di tengah rimba. Jika biasanya kita menikmati wahana waterboom di tengah kota, kini Way Guyuran, waterboom alami di tengah rimba, bisa dijadikan alternatif liburan Anda.
Lokasinya yang cukup tersembunyi di tengah perkebunan warga membuat objek wisata yang satu ini belum begitu tenar. Namun, objek wisata yang satu ini sangat direkomendasikan untuk liburan Anda bersama keluarga.
Untuk para pencinta pendakian, objek wisata ini benar-benar menantang Anda untuk dijelajah lebih dalam lagi. Saat berada di Way Guyuran, kita bisa menatap lautan lepas. Maka tak mengherankan jika kita bisa menatap pulau-pulau cantik dari sini. Benar-benar perpaduan alami yang benar-benar sempurna.
Objek wisata Way Guyuran memang masih sangat alami, tetapi keindahannya membuat para pengunjung ketagihan untuk kembali berkunjung ke sini. Selain bisa menikmati keindahan Gunung Rajabasa serta perosotan alami ini, Anda bisa menikmati kesegaran telaga bidadari.
Telaga mungil ini semacam air terjun yang terbentuk di puncak Way Guyuran dengan ketinggian tak kurang dari 1 meter. Para pengunjung biasanya juga membenamkan tubuhnya ke dalam telaga ini.
Jika Anda berkunjung ke Way Guyuran jangan lupa untuk berkunjung ke Telaga Bidadari. Airnya tak kalah segarnya dengan Way Guyuran. Puas mandi di Telaga Bidadari ini, bersantai di sekitar perkebunan warga yang dipenuhi pohon kakao dan pisang.
Bahkan, jika Anda berkunjung saat musim durian, Anda bisa membelinya di sekitar Way Guyuran dengan harga yang sangat murah. Wisata Way Guyuran tidak hanya memadukan konsep alam dan edukasi, tetapi juga mampu memacu adrenalin Anda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/way-guyuran-kalianda_20180203_163238.jpg)